Pemprov Jatim Lepas 15,5 Ton Ayam Karkas ke Maluku Utara

SURABAYA (Suarapubliknews) – Pemprov Jatim melepas pengiriman komoditas strategis 15,5 ton ayam karkas ke Provinsi Maluku Utara. Pengiriman komoditas strategis ke Provinsi Maluku Utara untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2021. Juga dalam rangka kerjasama antar daerah untuk pengendalian Inflasi.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, melalui kerjasama antar daerah Ini pihaknya berharap koneksitas perdagangan antar pulau bisa terus dibangun dan ditingkatkan serta dukembangkan. “Seperti saat ini yang kita saksikan adalah bagian dari lanjut misi dagang ke Ternate, Provinsi Maluku Utara,” katanya.

Selama tahun 2020 saat pandemi covid perdagangan antar pulau di Jawa Timur dan provinsi lain di Indonesia tercatat transaksi sebesar Rp 91 triliun. Sementara untuk ekspor ke luar negeri kita mengalami defisit atau terkontraksi sebesar Rp 8,1 triliun. “Jadi perdagangan antarpulau kita mencatat transaksi Rp 91 triliun, tapi ekspor keluar negeri kita mengalami kontraks Rp 8,1 triliun, sehingag perdagangan Jatim masih surplus,” papar Khofifah

Artinya bahwa market atau pasar dalam negeri sesungguhnya sangat potensial dan salah satunya ke Maluku Utara. Di Maluku Utara ayam karkas ini merupakan kategori makanan yang cukup luxury atau mewah di sana. Kebutuhan ayam karkas di Maluku Utara cukup tinggi salah satunya didatangkan dari Jatim. Satu bulan bisa dua sampai dengan tiga kali pengiriman.

Selain ke Maluku Utara Komoditas ayam potong Jatim juga dikirim ke DKI Jakarta. DKI bahkan juga membutuhkan telur dan beras. “Oleh karena itu pangsa pasar ini menjadi partner yang strategis bagi seluruh peternak ayam potong di Jawa Timur. Tentu kita berharap semua akan bisa membangun strong partnershib atau kemitraan yang kuat di dalam perdagangan yang saling memberikan keuntungan kedua belah pihak,” paparnya.

Gubernur mengucapkan terimakasih kepada seluruh inisiasi yang sudah dilakukan dan teruslah meningkatkan produktivitas di antara produk-produk yang bisa dibangun akses pasar lebih luas lagi di dalam maupun di luar negeri. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para peternak ayam potong atas seluruh keuletan dan kerja kerasnya dan diharapkan terus mencapai sukses.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Difi A Johansyah, mengatakan, pengiriman ayam karkas ke Provinsi Maluku Utara selain untuk memenuhi kebutuhan pangan daging juga untuk menekan laju inflasi. “Jatim mempunyai kontribusi menekan laju infiltrasi di kawasa timur Indonesia,” katanya. (q cox, tama dinie)

Reply