Peringati Harganas ke 28, Pemkab Tanbu Tekankan Peran Keluarga Dalam Pencegahan Stunting

TANAH BUMBU (Suarapubliknews) – Dalam penanganan stunting, keluarga merupakan komponen utama yang sangat berperan dalam pencegahan maupun penanggulangannya. Hal ini disebabkan kerena masalah gizi, sangat erat kaitannya dengan ruang lingkup keluarga.

Stunting atau sering disebut kerdil merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak berusia dibawah 5 tahun (Balita) akibat kekurangan gizi kronis dan insfeksi berulang.

Pencegahan stunting perlu di titik beratkan pada penanganan penyebab masalah gozi yang langsung maupun tidak langsung.

Penyebab langsung maupun tidak langsung mencakup maslah kurangnya asupan gizi dan penyekit infeksi, sementara, penyebab tidak langsung berkaitan dengan lingkungan sosial dan lingkungan permukiman.

Hal ini dikatakan Asisten Bidang Pemerintahan Dan Kesra Ir. Mariani saat membacakan sambutan Kepala BKKBN Ri pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVIII tahun 2021 tingkat Kabupaten Tanah Bumbu yang bersamaan dengan
upacara gabungan Senin (21/06/2021) halaman kantor Bupati.

“Kita semua mengharapkan melalui keluarga dapat mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju indonesia maju, dengan harapan bersama bahwa penangangan sumber daya manusia adalah tugas kita bersama dan saya mengajak seluruh masyarakat baik dari seluruh jajaran Pemerintah, mitra kerja dan seluruh masyarakat untuk saling bahu membahu, hidup saling bergotong royong dalam mengatasi permasalahan yang ada didepan kita,” jelasnya.

“Kita harus percaya dan yakin bahwa kita bisa mengatasi permasalahan dalam penanganan stunting dan pencegahan pandemi Covid 19 secara bersama sama,” imbuhnya.

Meski itu, melalui momentum peringatan Harganas ke XXVIII tahun 2021 ini, BKKBN melakukan rebranding program dengan nama Bangga Kencana (Pembangunan keluarga Berencana).

Tentunya Program Bangga Kencana harus dapat menjangkau seluruh keluarga indonesia, termasuk para keluarga yang mengalami kesulitan, terutama di wilayah miskin. Termasuk padat penduduk, wilayah nelayan,kumuh dan daerah tertinggal lainnya.

“Kami berikan apresiasi kepada para keluarga di seluruh indonesia colek atas sinergitas yang luar biasa antara BKKBN, TP PKK, Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten /kota maupun para mitra BKKBN, para Kader dan PKB/PLKB serta pengelola program Bangga Kencana dalam rangka membangun bangsa mewujudkan Indonesia sejahtera,” pungkasnya. (q cox, Imran )

Reply