Permintaan Meningkat, Pemkab Sumenep Minta Tambah Jadwal Penerbangan

SUMENEP (Suarapubliknews) – Pemerintah Kabupaten Sumenep berencana menambah pelayanan jadwal penerbangan pesawat perintis rute Bandara Trunojoyo menuju Bandara di Pagerungan atau sebaliknya pada tahun ini.

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH mengatakan, pihaknya ingin mengajukan penambahan jadwal penerbangan dari Sumenep menuju Pagerungan, karena pada tahun 2019, masyarakat antusias memanfaatkan transportasi udara menuju ke kepulauan.

“Kami berkoordinasi dengan Otoritas Bandara Trunojoyo, jika pada tahun 2019, penerbangan perintis rute Sumenep – Pagerungan sangat tinggi, sehingga berpotensi untuk dilakukan penambahan jadwal penerbangan,” katanya.

Sejauh Ini angka penumpang pesawat perintis Sumenep ke Pagerungan selalu penuh setiap terbang, buktinya penumpangnnya berkisar antara 10 hingga 12 orang dengan kapasitas jumlah kursi sebanyak 12.

“Bahkan, calon penumpang pesawat perintis harus memesan tiket satu atau dua minggu sebelum jadwal keberangkatannya,” terang Achmad Fauzi.

Untuk itu, pemerintah daerah perlu mengajukan penambahan jadwal penerbangan, seiring dengan tinggi dan antusiasnya warga Sumenep yang memanfaatkan transportasi udara rute Sumenep – Pagerungan atau sebaliknya.

“Jika selama tahun 2019, jadwal penerbangan pesawat rute Sumenep – Pagerungan dan sebaliknya hanya sekali dalam sepekan, yakni setiap hari Rabu, namun di tahun 2020 ini, diupayakan menjadi dua kali dalam seminggu,” tuturnya.

Wabup mengungkapkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mengajukan penambahan jadwal penerbangan, agar penambahan frekuensi itu memberikan efek positif bagi masyarakat.

“Kami bersama pihak terkait jelas meminta kepada Kementerian Perhubungan RI supaya menambah jadwal penerbangan pesawat perintis di rute Sumenep – Pagerungan pada tahun ini,” jelas Politisi PDI Perjuangan ini.

Pihaknya berterima kasih kepada Kemenhub yang tetap menyediakan program penerbangan pesawat perintis rute Sumenep-Pagerungan pada tahun ini, dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi ke kepulauan.

“Jadi penerbangan pesawat perintis Sumenep menuju Pagerungan atau sebaliknya di tahun ini adalah kedua kalinya, mengingat penerbangan dengan maskapai Susi Air beroperasi di Kota Keris pada tahun 2019 kemarin,” pungkasnya.

Sementara penerbangan yang melayani jalur Sumenep – Pangerungan menggunakan maskapai Susi Air jenis Cessna Grand Caravan tanpa bagasi. (q cox, Tama Dinie)

Reply