Sosialisasi Massif Vaksin Covid-19, DPRD Minta Pemkot Surabaya Gandeng Perguruan Tinggi

SURABAYA (Suarapubliknews) – Ketua Komisi D Bidang Kesehatan DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah, meminta aparatur Pemerintah Kota segera melakukan sosialisasi massif terhadap vaksin Covid-19 kepada masyarakat luas.

Ini menyusul pencanangan vaksin di Balai Kota Surabaya, yang dimulai oleh Plt. Walikota Whisnu Sakti Buana dan jajaran pimpinan daerah, Jumat kemarin.

“Pemerintah Kota Surabaya harus segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang vaksin Covid-19. Semacam gerakan bersama, yang melibatkan berbagai unsur profesi, untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang manfaat-manfaat vaksin bagi penanggulangan Covid-19,” kata Khusnul, legislator PDI Perjuangan, Sabtu (16/1/2021).

Gerakan sosialisasi vaksin ini tidak saja melibatkan Dinas Kesehatan dan Puskesmas, melainkan juga aparatur kelurahan, kecamatan, Dinas Infokom, Bagian Humas, hingga jajaran RT dan RW.

“Gerakan sosialisasi ini untuk memberikan informasi yang benar, yang baik dan bermanfaat, sehingga warga masyarakat benar-benar memahami tentang vaksin Covid-19. Tidak gamang, ragu-ragu, atau takut,” kata Khusnul.

Karena itu sosialisasi tidak saja mengandalkan forum tatap muka secara fisik, melainkan bisa didesain konten-konten kreatif dan positif, yang disebarkan melalui media massa dan media sosial.

“Karena itu harus melibatkan Dinas Infokom dan Bagian Humas, yang jago membuat konten-konten di media massa dan media sosial. Kedua unit kerja itu yang bertugas menyebarkan ke warga masyarakat melalui saluran media,” kata Budi Leksono, Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya.

Sosialisasi juga layak melibatkan kalangan ahli agama, ahli kedokteran, ahli farmasi, dan ahli kesehatan. Dianjurkan, Pemerintah Kota Surabaya menggandeng organisasi keagamaan dan kalangan akademis perguruan tinggi.

“Bahwa vaksin Covid-19 yang diadakan pemerintah adalah aman dan halal. Kita di Surabaya banyak ahli, baik dari segi agama, farmasi maupun medis, yang bisa turut membantu menjelaskan kepada warga masyarakat,” kata Khusnul Khotimah.

Plt. Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Kepala Polrestabes Surabaya, Kepala Polresta Tanjung Perak, Danrem Bhaskara Jaya, Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, telah memberikan teladan dengan menyediakan diri untuk penerima vaksin yang pertama.

“Masyarakat tidak perlu takut, dan ragu-ragu. Vaksin aman dan halal. Vaksin merupakan solusi tepat di masa pandemi Covid-19, yang melindungi diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” kata Khusnul. (q cox)

Reply