PemerintahanPeristiwa

Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI, Bambang DH: Pancasila Tak Hanya Dihafal, Tapi Amalkan

43
×

Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI, Bambang DH: Pancasila Tak Hanya Dihafal, Tapi Amalkan

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Anggota DPR RI Komisi VII Bambang DH gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang ditujukan kepada peserta SMA/SMK se-Kota Surabaya. Demi memupuk nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda, terutama gen-Z. Acara yang di ikuti dengan antusiasme tinggi ini di gelar di gedung Q lantai 2, Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya pada Sabtu (4/3/2023).

Dalam paparan singkatnya, Bambang DH menegaskan jika pendidikan ideologi pancasila dan kebangsaan harus tertanam di benak anak muda. Untuk itu, kegiatan pengenalan ideologi harus tetap terlaksana.

“Ideologi itu penting dikenalkan kepada anak muda, harus dikemas menarik dan bisa diterima khususnya para pelajar.” ujarnya, Sabtu (4/3/2023).”Jadi jangan cuma hafal, pasti hafal semua ya di sini. tapi mari kita coba terapkan dalam kehidupan sehari-hari,”lanjutnya.

Menurut Bambang DH, selama ini kita terjebak pada hal-hal yang sifatnya simbolik tetapi tidak diterapkan dalam kehidupan.

“Seperti sekarang pelajar yang menggunakan baju pramuka, tidak hanya simbol seragam saja tetapi bagaimana nilai-nilai yang diasah dikepramukaan atau dikepanduan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti nilai kejujuran, keberanian, kebersahajaan, bertanggung jawab, tidak mengenal putus asa,” tuturnya.

Acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini dikemas dengan serangkaian materi yang bertema “Sosialisasi dan pelatihan Kreator Digital”. Tema yang cocok dan sesuai untuk anak muda ini menjadi menarik dengan mendatangkan pembicara utama pengusaha viral Mas Roy (Rohan Ni’hamillah) Owner Mafia Gedhang.

Hadir pula pemateri-pemateri lain yaitu Redaktur Pelaksana Lentera Today, Widyawati; Ali Wahyoedi, Kepala Produksi Lentera TV dan Suhardiman Eko, Manager Konten Lentera Media.

Para peserta yang hadir diajak membuat konten yang keren dan dapat dikenal luas khususnya melalui sosial media. Dengan gaya humoris dan blak-blakan Mas Roy pemilik outlet makanan kekinian Mafia Gedhang mengajak peserta untuk tidak takut membuat konten secara digital.

“Jangan takut membuat konten apapun, Apapun bisa dijadikan konten. Iki jamane rek (ini jaman nya rek)” ungkap pengusaha muda yang memiliki jargon Suroboyoan “Rek Lapo Rek” ini.

Disamping itu, ia juga mengungkapkan jika ingin dikenal di sosial media harus memiliki konten yang gampang di ingat alias terngiang-ngiang. Ia juga menceritakan awal mula membuat konten di sosial media ialah ketika mendapat orderan fiktif sehingga ia videokan dan di upload di sosial media yang kemudian viral.

“Membuat konten itu harus bisa dinikmati penonton, yang jelas harus singkat, jelas dan diingat. Harus terngiang-ngiang. Kalau gak ada orderan fiktif mungkin tidak jadi seperti ini, Musibah menjadi berkah”. tambahnya.

Salah seorang peserta pelajar bernama Vaneysa dita oktavia, asal SMK IPIEMS Surabaya mengungkapkan kegembiraannya telah mengikuti acara sosialisasi 4 pilar MPR RI serta pelatihan Kreator Konten Digital. Ia berharap jika melalui kegiatan tersebut dapat mendapat manfaat positif dan pengembangan diri.

“Sebagai generasi muda nggak boleh ketinggalan informasi. Memilah informasi itu penting, dengan mengikuti seminar hari ini bisa kita jadikan sebagai kegiatan yang positif kedepanya. Tentu saja untuk pengembangan diri juga.” ungkap siswi yang juga aktif dalam berbagai kegiatan dan organisasi ini. (q cox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *