Terkait Solusi Banjir Kali Lamong, Ini Kata Wagub Emil Dardak

GRESIK (Suarapubliknews) – Persoalan banjir Kali Lamong harus segera dicarikan solusi. Sebab jika tidak, maka percepatan pembangunan ekonomi di kawasan terdampak banjir tahunan ini bisa menjadi hambatan bagi percepatan pembangunan Jawa Timur secara umum.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak mengatakan sebab jika tidak, maka percepatan pembangunan ekonomi di kawasan terdampak banjir tahunan ini bisa menjadi hambatan bagi percepatan pembangunan Jawa Timur secara umum.

“Dalam penanganan banjir Kali Lamong ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama, penanganan secara jangka pendek dan kedua, secara jangka panjang. Penanganan jangka pendek telah dilakukan oleh Bupati Gresik dan kita mengapresiasi upayanya sampai hari ini untuk meminimalisir dampak-dampak banjir, tapi kita ingin kedepannya tentunya pak bupati juga bisa disupport,” katanya.

Dalam rapat bersama Pemkab Gresik dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, disampaikan jika solusinya memang pelebaran, normalisasi, apakah itu akan cukup, apakah sudah mempertimbangkan permukaan laut.

“Tapi kemudian juga benar-benar menyeluruh dari mulai Lamongan, Mojokerto sampai ke Gresik bahkan isu sedimentasi di hilir di Surabaya perlu diperhitungkan,” lanjut Emil.

Bupati Gresik Sambari menambahkan bahwa penanganan jangka pendek banjir Kali Lamong sudah dilakukan dengan baik oleh tim BPBD Kab. Gresik yang terjun ke langsung lapangan.

“Salah satunya mempersiapkan makanan cadangan seperti sembako dan melakukan penyedotan air dengan memanfaatkan mobil pemadam kebakaran dan lainnya,” katanya.

Terkait dengan penanganan banjir kali yang memiliki panjang 103km tersebut, Emil optimis dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

“Apa yang bisa dikerjakan Gresik, provinsi, dan pusat, pasti karena ini nenjadi wilayah pusat. Tentu kita berharap pusat siap mensupport dan dengan masuk di Perpres Nomor 80 Tahun 2019 kita optimis,” tutupnya. (q cox, Tama Dinie)

Reply