Tolak Perpanjangan PSBB, Ini Jeritan Ketua RW di Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews) – Romndoni, Ketua RW 08 Kelurahan Simolawang Kecamatan Simokerto, mengatakan bahwa pemberlakuan PSBB selama ini tidak efektif karena kondisi perekonomian masyarakat tidak bisa tercover, khususnya untuk wilayah Surabaya.

Koordinator Ketua RW di Kelurahan Simolawang ini, mengaku telah berdiskusi dengan 8 anggotanya (ketua RW) yang seluruhnya sepakat untuk tidak lagi memperpanjang pemberlakukan PSBB.

“Kalau sampai malam ini ada keputusan perpanjangan, ada kemungkinan warga akan bersikap frontal, artinya akan terjadi pembangkangan,” ucap Doni-sapaan akrab Romndoni. Minggu (7/06/2020)

Menurut dia, pembagian bantuan dari pemerintah masih kacau, karena dinilai banyak yang tidak tepat sasaran. “Itupun pengambilannya terlalu banyak persyaratan. Intinya masih berbeli-belit,” tandasnya.

Oleh karenanya, Doni menyatakan mendukung langkah Pemkot Surabaya melalui Wali Kota yang akan mengusulkan tidak memperpanjang PSBB untuk wilayah Surabaya Raya.

“Kalau sampai masih diberlakukan, kami bersama warga akan ikut terjun jika ada warga lain yang turun jalan untuk menuntut penolakan PSBB,” ujarnya.

Sebagai Ketua RW, Doni mengaku hanya mendapatkan beban tambahan pekerjaan sejak pemberlakuan PSBB, sementara di sisi lain sangat minim dukungan.

“Kami sebagai RW hanya ditambahi beban saja, tetapi laporan dan keluhan hanya ditampung. Tidak ada tindak lanjut. Bahkan kampung tangguh sudah kami bentuk juga tidak ada dukungan apapun hingga saat ini,” pungkasnya. (q cox)

Reply