Transaksi Digital Makin Inklusif, Paylater Makin Diminati sebagai Metode Pembayaran

JAKARTA (Suarapubliknews) – Ekonomi digital di Indonesia terus memperlihatkan pertumbuhan yang positif dan industri e-commerce terus mendorong pertumbuhannya. Pertumbuhan tersebut juga didorong oleh masyarakat yang semakin terbiasa dengan transaksi digital melalui e-commerce dan peran aktif para pelaku keuangan digital dalam menghadirkan akses layanan digital yang semakin inovatif.

VP Marketing & Communications Kredivo, Indina Andamari mengungkapkan, hasil riset Kredivo bersama Katadata Insight Center ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku e-commerce beserta para pelaku pendukung ekosistem yang terkait agar dapat mengatur strategi terbaik untuk pertumbuhan industri e-commerce dan lebih jauh lagi, pertumbuhan ekonomi digital.

“Kami optimis bahwa kedepannya, layanan kredit digital yang fleksibel, terjangkau, dan aman dapat berkontribusi pada pertumbuhan industri e-commerce tanah air sekaligus mendorong ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” katanya

Head of Katadata Insight Center, Adek M. Roza menjelaskan, beberapa temuan riset tahun ini semakin mengindikasikan inklusivitas layanan digital di Tanah Air. Selain itu, beberapa pola perilaku konsumen versi pandemi juga tetap terlihat dan mengalami peningkatan, seperti kebutuhan pulsa serta gadget.

Pihaknya juga melihat bahwa konsumen semakin nyaman dan percaya dalam menggunakan layanan keuangan digital untuk bertransaksi di e-commerce, salah satunya melalui Paylater yang mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami berharap, riset tahunan ini dapat menjadi panduan bagi para pelaku industri digital dan instansi pemerintah terkait, untuk memperkuat infrastruktur digital sehingga jangkauan dan layanan e-commerce semakin inklusif dan aksesibel di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Sebagai salah satu metode pembayaran digital di e-commerce, Paylater mengalami pertumbuhan dari sisi penggunaan, dengan 38% konsumen yang menggunakan Paylater saat berbelanja di e-commerce dalam satu tahun terakhir, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar 28% (2021).

Masyarakat juga semakin familiar dengan metode pembayaran Paylater guna berbelanja secara online, dengan 90% dari responden mengetahui adanya metode pembayaran menggunakan Paylater, dan 65% responden menyatakan tidak menemukan kendala tertentu dalam penggunaan Paylater.

Direktur CELIOS (Center of Economic and Law Studies) sekaligus Ekonom, Bhima Yudhistira yang turut ikut serta dalam peluncuran laporan Perilaku Konsumen E-Commerce Indonesia juga menyambut baik hasil riset ini,

Menurutnya di tengah percepatan digitalisasi di Indonesia, peran e-commerce dan layanan keuangan digital seperti Paylater mampu mendorong penetrasi layanan digital secara lebih luas. Hal ini tentu menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia yang saat ini memiliki potensi yang besar.

“Kedepannya, saya melihat jika tren positif ini terus tumbuh, maka pemerataan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia dapat terealisasi lebih cepat yang didukung dengan pemanfaatan ekosistem digital,” katanya. (Qcox, tama dinle)

Reply