Tuntut Lokalisasi Dolly Dibuka, Ancam Ledakkan Balai Kota Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Beberapa saat yang lalu Pemkot Surabaya diguncang oleh ancaman peledakan bom via pesan singkat, oleh oknum yang mengaku bernama Helmi, yang ditujukan ke salah satu staf Pemkot Surabaya.

Hal ini dikatakan Yayuk Eko Agustin asisten 1 Pemkot Surabaya, menceritakan bahwa dirinya mendapatkan info dari pihak protokol soal ancaman pengeboman Rumah Dinas Wali Kota dan Balai Kota Surabaya sekitar pukul 15.35 wib.

“Saat itu juga kami langsung meneruskan kabar ancaman ini ke pihak Kepolisian, alasan pengancam ini soal keberadaan eks lokalisasi Dolly, dia minta agar dibuka lagi, jika tidak segera kembali dibuka, maka dalam tiga hari akan diledakkan,” ucapnya, Rabu (19/10/2016)

Beberapa saat kemudian terlihat pasukan dan dua kendaraan Gegana Polrestabes Kota Surabaya telah berada di depan Bali Kota. Anggota langsung melakukan penyisiran di berbagai tempat, termasuk ruangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya.

Menurut Kompol Danny Kapolsek Genteng Surabaya, petugas Gegana tidak menemukan barang-barang yang dicurigai berbahaya, apalagi sejenis bom, seperti yang disampaikan pengancam.

“Setelah mendapatkan laporan, kami dari Polsek Genteng langsung menindak lanjuti berkoordinasi dengan tim Gegana dan polerstabes, dan hasil penyisiran anggota dilapangan tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan atau berbahaya,” terangnya.

Lanjut Danny, untuk itu kami minta agar masyarakat tetap tenang, namun kami tetap akan melakukan penjagaan, untuk menjaga berbagai kemungkinan. (q cox)

Reply