Turun di Genteng dan Tandes, Adi Sutarwijono Solidkan Kader-Kader PDI Perjuangan

SURABAYA (Suarapubliknews) – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono terus bergerak untuk turun dan menemui kader-kader banteng di bawah. Terakhir, ia turun di wilayah basis PDI Perjuangan, yakni Kecamatan Genteng dan Tandes.

Di Genteng, forum rembuk partai itu dihadiri oleh Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Sjukur Amaludin, Wakil Sekretaris Anas Karno dan Achmad Hidayat, Ketua PAC PDI Perjuangan Genteng Mohammad Jupri, serta jajaran pengurus kecamatan dan di tingkat kelurahan.

“Di Kecamatan Genteng, kader-kader PDI Perjuangan terus bergerak di tengah-tengah masyarakat. Memecahkan berbagai persoalan warga yang berkaitan dengan pembangunan. Kita jaga betul, Genteng adalah basis penting PDI Perjuangan dengan kerja-kerja kerakyatan,” ujar Mohammad Jupri, Ketua PAC PDI Perjuangan Kec. Genteng.

Forum rembuk kader-kader banteng berlangsung gayeng dan guyub. Adi, yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya, memberi suntikan semangat dan motivasi pada kader-kader PDI Perjuangan Genteng untuk melipatgandakan kerja-kerja lapangan untuk warga masyarakat.

“Saya bangga dengan kawan-kawan seperjuangan. Kader-kader PDI Perjuangan aktif bergerak dan menjemput bola, berupaya terus hadir di tengah-tengah warga masyarakat,” kata Adi.

Perjuangan dan kerja keras, kata Adi, nantinya pasti akan berbuah baik. “Pada Pemilu 2024, kita akan memetik kemenangan besar di Surabaya, terutama di Genteng. Dan, kemenangan itu kita susun dari hari ke hari, dengan bekerja keras untuk rakyat. Tidak ada kemenangan Pemilu yang jatuh tiba-tiba,” kata Adi.

Kecamatan Genteng merupakan pusat Kota Surabaya. Tersimpan di dalamnya rumah kelahiran Bung Karno di Jalan Pandean Gang 4, serta rumah warisan HOS Tjokroaminoto yang menjadi tempat indekos Bung Karno semasa menjadi siswa HBS di Peneleh.

“Sekarang di Genteng menjadi pusat pemerintahan di Kota Surabaya dan menjadi basis penting PDI Perjuangan,” lanjutnya.

Di kecamatan Genteng, praktis PDI Perjuangan tidak pernah kalah dalam even-even Pemilu dan Pilkada. “Artinya, akar PDI Perjuangan di hati masyarakat telah tertanam kuat berkat kerja-kerja tekun tak kenal lelah dari kader-kader banteng di bawah,” kata Adi.

Di Tandes, forum serupa diikuti antusias oleh kader-kader PDI Perjuangan tingkat kecamatan dan kelurahan. Ketua PAC PDI Perjuangan Tandes, Heri Akhmad Wiyono, mengatakan soliditas partainya menjadi kunci pergerakan di masyarakat.

“Kerja keras dan gotong royong PDI Perjuangan dengan warga masyarakat menjadi kunci untuk memenangkan Pemilu 2024,” kata Heri Akhmad Wiyono, Ketua PAC PDI Perjuangan Tandes.

Hadir dalam pertemuan itu, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Wimbo Ernanto. “Kita tidak pernah berhenti bergerak di masyarakat,” kata Heri.

Adi Sutarwijono mengingatkan betapa pentingnya memberi ruang luas bagi anak-anak muda dan kaum perempuan.

“Menuju Pemilu 2024, suara anak-anak muda, kaum milenial, diperkirakan menyentuh 50 persen. Begitu pula, pemilih perempuan dikenal sangat loyal dalam menjatuhkan pilihan,” kata Adi.

Ia mengutip hasil survei Surabaya Survei Centre (SSC), yang menempatkan PDI Perjuangan di peringkat pertama, dalam proyeksi Pemilu 2024. PDI Perjuangan juga menempati di peringkat teratas sebagai partai politik pilihan anak-anak muda, kaum perempuan, dan pilihan kaum nahdliyin.

“Ini merupakan kepercayaan dari warga masyarakat, dan harus terus kita jaga, kita rawat, melalui kerja-kerja nyata di masyarakat,” kata Adi. (q cox)

Reply