Tutup Tahun 2020, YABB Salurkan Rp116 Miliar selama Pandemi Covid-19

JAKARTA, (Suarapubliknews) – Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), organisasi nirlaba yang merupakan perpanjangan tangan Gojek untuk memperluas dampak sosial, pada 2020 menyalurkan bantuan senilai total Rp116 miliar.

Chairwoman Yayasan Anak Bangsa Bisa Monica Oudang mengatakan YABB lahir untuk menjawab situasi yang penuh tantangan, terutama bagi para pekerja sektor informal, termasuk para mitra driver dan mitra usaha dalam ekosistem Gojek.

“Pembatasan mobilitas masyarakat untuk menahan laju penyebaran COVID-19 otomatis berdampak pada pendapatan pelaku usaha mikro, mitra driver, para pekerja harian dan banyak lainnya. Hal ini yang mendorong kami untuk mendirikan YABB dan mendukung mereka agar tetap optimis dan dapat bertahan di tengah situasi yang sulit,” katanya.

Di Indonesia, selama sepuluh bulan (Maret-Desember 2020), YABB mendistribusikan 693.000 paket sembako kepada para mitra di ekosistem Gojek serta para pekerja informal, dan memberikan 2,9 juta kupon makan kepada mitra driver serta 230.000 paket makanan bagi para tenaga kesehatan.

Baik program kupon makan maupun paket makanan di atas melibatkan lebih dari 1.500 mitra UMKM. Hal ini dilakukan untuk turut menjaga keberlangsungan pendapatan ribuan UMKM kuliner yang terdampak pandemi COVID-19.

Selain itu, YABB telah membantu lebih dari 26 ribu mitra Gojek di Singapura, Thailand, dan Vietnam melalui pendistribusian kupon sembako, paket makan serta kupon bahan bakar. YABB juga turut melakukan penggalangan dana publik melalui gerakan #SumbangSuara, suatu konser virtual hasil kolaborasi dengan grup musik Slank, yang berhasil mengumpulkan Rp11,6 miliar untuk  diberikan kepada para pekerja informal.

Dengan dipersiapkan dalam waktu 3 minggu, YABB berdiri resmi pada 20 Maret 2020 dengan tujuan , mengumpulkan donasi serta menyalurkan dana melalui berbagai program nyata. “Hal ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan penuh dan kepercayaan dari ekosistem Gojek. Seluruh karyawan Gojek, mitra bisnis, serta masyarakat luas memiliki andil yang besar sehingga kami dapat dengan sigap memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” lanjut Monica.

Selain program tanggap pandemi COVID-19 (COVID-19 Relief Program), YABB juga terus mendukung ketahanan sektor-sektor lain, seperti pendidikan dan kewirausahaan, untuk beradaptasi masuk ke platform digital (go digital) melalui dua program:

#BersamaBISA: Program pendampingan dan pengembangan modul untuk siswa sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA dalam mengembangkan kemampuan non-teknis (soft skills) sehingga mereka BISA Percaya Diri (Komunikasi), BISA Bergaul (Kolaborasi), BISA Berpikir Kritis, serta BISA Berkreasi (Kreativitas). Selain itu, YABB juga memberikan fasilitas penunjang proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), seperti tablet dan kuota internet setiap bulannya .

#Bersama MAJU: Program yang mendukung mitra UMKM Gojek untuk go digital agar tetap dapat bertahan bahkan semakin sukses di tengah situasi pandemi. Program ini meliputi bantuan modal pemasaran digital serta pelatihan dan pembinaan. Mereka yang terpilih pada program ini rata-rata penjualannya naik hingga 30%.

YABB akan lebih fokus pada program pengembangan talenta dan penciptaan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Untuk terus menghadirkan dampak sosial yang nyata, YABB akan memperkuat komitmen dalam membangun komunitas yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi dan semangat gotong royong dengan dua fokus utama: pengembangan talenta (talent incubator) dan penciptaan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat (solution incubator).

“Kedepannya, YABB akan memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk membekali sumber daya manusia dengan keterampilan dan keahlian yang relevan di masa depan serta menciptakan lapangan pekerjaan hingga pada akhirnya, turut memberikan kontribusi terhadap perekonomian bangsa. Kami percaya hal ini akan semakin memperluas dampak positif dan manfaat dalam mewujudkan komunitas yang berkelanjutan,” tutup Monica. (q cox, tama dinie)

Reply