Wujudkan Tanah Bumbu Menuju Serambi Madinah, Bupati Zairullah Komitmen Benahi Berbagai Sektoral

TANAH BUMBU (Suarapubliknews) – SEJAK dilantik pada 26 Februari 2021 lalu, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dan Muhammad Rusli terus menggencarkan program pembangunan daerah berjuluk Bumi Bersujud menuju Serambi Madinah

Salah satunya membumikan Alquran melalui Rumah Tahfidz di Kabupaten Tanah Bumbu. “Langkah awal untuk menuju program tersebut adalah dengan menyiapkan dan meningkatkan sumber daya masyarakat untuk mencintai dan mengamalkan isi kitab suci Alquran,” kata Wakil Bupati Tanah Bumbu Muhammad Rusli.

Ini merupakan bagian penting dalam usaha membumikan Alquran di Bumi Bersujud dengan menumbuhkembangkan baca tulis Alquran. Untuk mendukung itu, pemerintah daerah bekerjasama dengan perusahaan telah membangun rumah tahfidz di seluruh desa sebagai sarana dan menjadi motor penggerak pengembangan generasi pemuda Islam yang berkualitas dan berahlak mulia.

“Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan rumah tahfidz, terutama kepada perwakilan perusahaan yang ikut mendukung dan mendorong program kerja di Tanah Bumbu menuju,” ujarnya.

Program tersebut diharapkan akan muncul para penghafal dan ahli Alquran yang akan memakmurkan agama Islam dan menjadikan Tanah Bumbu sebagai Serambi Madinah.

Sementara itu Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar meminta dukungan doa kepada seluruh warga Tanah Bumbu untuk suksesnya pembangunan di daerah. Sinergi ini menjadi penting untuk mewujudkan Tanbu sebagai Serambi Madinah.

Ia terus berkomitmen membuat Kabupaten Tanah Bumbu ini semakin maju, sejahtera dan tenteram, karena merupakan impian bersama.

“Dimulai dari menjaring permasalahan daerah untuk dilakukan pembenahan sistem dan mengupayakan strategi yang tepat, merambah pada perhatian di sektor-sektor peningkatan ekonomi masyarakat dan daerah,” terangnya.

Dengan kekuatan dimensi spiritual, Bupati Tanbu meyakini jalan perjuangan ini akan dimudahkan oleh Allah SWT. Oleh karenanya, Bupati Abah Zairullah memohon ijin dan doa.

Pada setiap musyawarah kerja, Bupati akan ingatkan kembali kepada seluruh jajaran SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lingkup Tanah Bumbu beserta pejabat dan pengurus desa dan kecamatan agar mengutamakan serta memuliakan membantu warga miskin, anak-anak yatim dan orang tua jompo.

“Mohon doanya, agar kita bisa menjadikan Tanah Bumbu bagaikan serambi Madinah,” ucapnya.

Bercermin pada Kota Madinah sebagai salah satu kota luar biasa tenteram dengan perekonomian yang bagus, masyarakat di sana pun dianggap sejahtera.

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar saat mewisuda santri dari Rumah Tahfizh Leadership Desa Mekarsari

*Perjuangkan Pembangunan Bendungan Kusan

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar terus perjuangkan pembangunan Bendungan Kusan. Langkah ini menjadi peluang besar, ketika Kalimantan Selatan menjadi tetangga dekat Nusantara, sebagai Ibu Kota Negara (IKN) baru Indonesia.

Di hadapkan dengan kondisi peluang, peningkatan sektor ekonomi dan pariwisata daerah menjadi sorotan. Kesempatan pasar terbuka, Tanah Bumbu bisa menjadi pemasok utama IKN untuk tanaman pangan.

Oleh itu, sektor pertanian menjadi hal yang harus diawasi melalu strategi peningkatan kualitas dan kapasitas pertanian serta sistem yang menunjang kebutuhan masyarakat.

Belum lama ini, Bupati Tanbu juga Tekan MoU dalam pengembangan inovasi teknologi pertanian, pengelolaan sistem pertanian lahan rawa berbasis kearifan lokal dan teknologi tepat guna spesifik lokasi serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani.

Tanah Bumbu dengan memiliki luas lahan sekitar 10 ribu hektare yang perlu didorong dalam peningkatan kapasitas dan produktivitas pada sektor pertanian yang tepat.

Oleh sebab itu, pembangunan Bendungan Kusan nantinya dipastikan akan memiliki dampak langsung ke sektor pertanian, yang menunjang untuk masa depan para petani dan menumbuhkan perekonomian masyarakat secara baik.

Disebutkan Zairullah, jika bendungan itu dibangun maka berdampak pula pada perekonomian masyarakat Tanah Bumbu baik disektor pertanian, perkebunan, perikanan, mencegah banjir, dan terpenuhinya air bersih.

“Tidak hanya itu, keberadaan Bendungan Kusan diharapkan juga terbangun tenaga pembangkit tenaga listrik sampai ribuan Mega Watt,” katanya.
Keberadaan pembangkit tenaga listrik ini tentunya dapat meningkatkan PAD, sehingga bisa digunakan untuk membangun dan membantu kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu.

“Mohon doanya, saat ini kita sedang berjuang untuk membangun Bendungan Kusan,” kata Bupati.

Pembangunan Bendungan Sungai Kusan di Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, yang rencananya dilaksanakan pada periode 2021 diperkirakan menelan dana sekitar Rp2,9 triliun.

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanah Bumbu Subhansyah di Batulicin mengatakan, dana sebesar Rp2,9 triliun tersebut rencananya akan dialokasikan melalui APBD dan APBN.

“Alhamdulillah usulan pembangunan bendungan tersebut 90 persen sudah disetujui oleh Kementerian PUPR,” katanya

Ia menjelaskan, secara teknis persyaratan atau surat dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel terkait pembebasan kawasan hutan, surat persetujuan dari Gubernur Kalsel dan surat dari Dinas Lingkungan Hidup sudah dilengkapi oleh pemerintah daerah dan diserahkan langsung ke Kementerian PUPR.

Surat tersebut sebagai dasar dan tindak lanjut Kementerian PUPR dalam memperjuangkan pembangunan bendungan tersebut masuk pada proyek strategis nasional.

Agar proyek tersebut cepat terealisasi, pemerintah daerah juga menganggarkan dana sekitar Rp5 miliar untuk membangun akses jalan yang rencananya dimulai dikerjakan pada Juli 2022 ini.

Selain itu dana Rp5 miliar tersebut juga digunakan untuk pembebasan lahan warga ditiga wilayah desa yaitu Desa Mangkalapi, Temunih dan Desa Batu Bulan dan sebagian juga digunakan proses pengkajian dan penelitian yang sebelumnya telah dilakukan oleh Dinas PU Tanah Bumbu.

“Tujuan utama pembangunan bendungan tersebut adalah untuk mengatasi banjir di wilayah Kusan Hulu, namun dari hasil kajian dan penelitian dapat disimpulkan juga sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas 6,5 MW, irigasi atau untuk sumber air baku,” ujarnya.

Apabila proyek ini terwujud maka banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat Tanah Bumbu khususnya pendapatan asli daerah yang juga meningkat melalui hasil wisata dan pertanian maupun PDAM. (q cox, Imran/Lapsus)

Rencana pembangunan Bendungan Sungai Kusan

Reply