YPA-MDR Siapkan 23.000 Siswa Binaan Menjadi Generasi Muda Indonesia Tangguh

JAKARTA (Suarapubliknews) – PT. Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) menyelenggarakan kegiatan Talkshow & Awarding NgoPI Berbinar (Ngobrolin Pembelajaran dan Berbagi Inspirasi Insan Astra) secara virtual dalam rangka menyambut peringatan hari sumpah pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober.

Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo mengatakan talkshow inspiratif ini bertujuan untuk mendorong Kepala Sekolah, para guru binaan dan non binaan untuk terus bersemangat membangun kemajuan sekolah dalam rangka mewujudkan generasi muda yang tangguh.

“Khususnya siswa binaan kami yang tepatnya mencapai 23.797 siswa. Selain itu kami juga ingin menginspirasi para guru dan siswa sekolah binaan dan non binaan agar tetap berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi dan prestasi dalam pendidikan yang terus maju bertumbuh,” katanya.

Mengusung tema Menyiapkan Generasi Muda Indonesia Tangguh, acara ini menghadirkan narasumber inspiratif seperti Chief of Corporate Human Capital Development PT. Astra International Tbk, Aloysius Budi Santoso dan public figure Cinta Laura Kiehl yang meberikan wawasan dan pemahaman tentang kontribusi Astra dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh untuk turut meningkatkan pendidikan Indonesia serta kolaborasi antara dunia profesional dan pendidikan yang saling menopang untuk mewujudkan generasi muda Indonesia yang berkarakter.

Sebagai upaya nyata wujudkan semangat Sumpah Pemuda tahun ini, YPA- MDR lakukan pembukaan akses jaringan internet langsung melalui satelit atau Very Small Aperture Terminal (VSAT) di sekolah- sekolah binaan yang berada di Provinsi NTT yang selama ini benar-benar kesulitan dalam memperoleh akses informasi digital aktual seputar pendidikan karena tidak terjangkau oleh jaringan internet.

Sejak 2018, YPA- MDR mendorong program sekolah berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk sekolah-sekolah binaan melalui pemenuhan ketersediaan sarana dan prasarana untuk menunjang Digitalisasi sekolah sekaligus mendukung terlaksananya program literasi digital di  sekolah binaan.

“Khusus sekolah-sekolah binaan YPA-MDR telah kami lengkapi dengan perpustakan digital yang didalamnya terdapat ribuan buku pelajaran, video pendidikan, soal-soal try out serta komik literasi moral, budi pekerti dan kesehatan. Oleh karena itu, YPA-MDR secara resmi memberikan bantuan berupa pembukaan akses jaringan internet VSAT tahap satu untuk 12 sekolah binaan di Provinsi NTT yang tersebar di Kecamatan Amarasi Selatan, Takari dan Rote Barat,” ungkap Herawati.

Melalui pembukaan akses jaringan internet VSAT di sekolah-sekolah binaan YPA-MDR diharapkan dapat meningkatkan mutu literasi digital dalam mewujudkan sekolah berwawasan global serta menjadi solusi dalam mendapatkan informasi pembelajaran yang cepat, luas dan tak terbatas di era globalisasi

Turut menyemarakkan peringatan Hari Sumpah pemuda, YPA-MDR menyelenggarakan serangkaian program kompetisi yang mendorong semangat sekolah binaan untuk turut aktif berkarya seperti Pekan Inovasi Guru (PIGUR) yang tercipta 112 karya dan berbagai kompetisi kreatif.

Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) yang berdiri sejak tahun 2009 adalah yayasan yang secara khusus didirikan dan dimiliki oleh PT Astra International Tbk sebagai pelaksana kontribusi sosial  berkelanjutan Astra untuk Indonesia cerdas untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah prasejahtera atau 4T (Tertinggal, Terdepan, Terluar Dan Terdalam melalui 4 pilar pembinaan yaitu Akademik, Karakter, Seni Budaya dan Kecakapan Hidup. Selain itu, YPA-MDR juga memberikan bantuan berupa sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Hingga saat ini, YPA-MDR telah membina 110 sekolah (jenjang SD, SMP dan SMK/SMA) yang tersebar di 13 kabupaten, yaitu Kabupaten Lampung Selatan, Serang, Tangerang, Bogor, Majalengka, Kapuas, Kutai Barat, Barito Utara, Bantul, Gunung Kidul, Pacitan, Kupang dan Rote Ndao. (q cox, tama dinie)

Reply