Gunung Agung Erupsi, Bandara Terdampak, Begini Kesiapan Dishub Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Semburan debu vulkanik erupsi Gunung Agung Bali sangat berdampak kepada aktifitas penerbangan. Beberapa kali perusahaan maskapai penerbangan melakukan pembatalan dan pengalihan penerbangan tujuan Pulau Bali.

Tidak hanya itu, bandara Internasional Ngurah Rai juga beberapa kali mengalami tutup buka, karena situasi dan kondisinya tidak memungkinkan untuk penerbangan. Demikian juga dengan bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Kondisi ini sangat meresahkan calon penumpang, baik tujuan Bali maupun dari Bali menuju ke beberapa kota lainnya. Dan kini jalur darat menjadi opsi yang paling memungkin bagi calon penumpang dengan tujuan dan dari Pulau Bali.

Terkait kondisi ini, Dinas Perhubungan Kota Surabaya telah melakukan antisipasi membludaknya calon penumpang di Terminal Purabaya Bungurasih Surabaya, dengan mempersiapkan sejumlah armada khusus untuk tujuan Pulau Bali, yang dalam setiap harinya 5 bus.

“Sejak Gunung Agung erupsi, kami telah menyiapkan armada khusus tujuan Bali, yang dalam setiap harinya ada 5 bus, karena banyak calon penumpang yang beralih ke jalur darat,” ucap Irvan Wahyudrajat Kadishub Kota Surabaya. Kamis (30/11/2017)

Tidak hanya itu, Irfan juga mengatakan jika jumlah armada akan disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan, yang artinya sewaktu-waktu jumlahnya bisa ditambah.

“Kami akan sesuaikan dengan kebutuhan, kalau ternyata semakin banyak, maka bisa jadi kami juga akan menambah jumlah armada dengan cara mengalihkan beberapa trayek untuk tujuan Pulau Bali,” tandasnya.

Menurut Irvan, kebijakan ini diambil karena karena tak sedikit calon penumpang dengan latar belakang yang berbeda, dengan terpaksa harus beralih ke jalur darat yakni menggunakan armada bus.

“Tidak hanya turis, calon penumpang tujuan Bali itu bisa saja pebisnis, dan jalur satu-satunya hanya darat jika penerbangan terganggu, apalagi saat ini mendekati long week end,” pungkasnya. (q cox)

Reply