Hotel & Resto

Common Grounds Surabaya Hadirkan Juara Dunia di Balik Bar, Edukasi Kopi Specialty ke Publik

100
×

Common Grounds Surabaya Hadirkan Juara Dunia di Balik Bar, Edukasi Kopi Specialty ke Publik

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Antusiasme pecinta kopi mewarnai pembukaan gerai kedua Common Grounds di Surabaya, yang berlokasi di kawasan Jalan Kombes Pol M Duryat. Pada momen grand opening ini, Common Grounds menghadirkan pengalaman berbeda lewat program Behind The Bar, menghadirkan sosok barista berprestasi Bayu Prawiro, juara pertama Indonesia Brewers Cup 2025 sekaligus peraih posisi kedua World Brewers Cup 2025.

Dalam sesi tersebut, Bayu menyajikan dua jenis kopi spesial asal Ecuador yang memiliki karakter rasa kontras, meski berasal dari satu negara—bahkan satu keluarga petani.

Kopi pertama, varietas Typica Majorado, menghadirkan rasa ringan dengan karakter floral yang elegan, sementara varietas Sidra menawarkan profil fruity dengan tingkat keasaman lebih tinggi. “Dari satu asal yang sama, tapi bisa menghasilkan karakter yang sangat berbeda. Itu yang ingin saya tunjukkan ke penikmat kopi di sini,” ujarnya.

Selama dua hari penyelenggaraan, Bayu melakukan take over bar dan melayani langsung pengunjung, termasuk sesi private profiling bagi penikmat kopi.

Lewat pendekatan ini, ia ingin memperkenalkan kopi specialty, khususnya filter coffee, sebagai pintu masuk bagi penikmat kopi pemula. “Filter coffee itu ringan, hampir seperti teh. Jadi lebih mudah dinikmati, terutama bagi yang baru mulai minum kopi tanpa susu,” jelasnya.

Menariknya, di balik prestasinya, Bayu tidak berprofesi sebagai barista penuh waktu. Ia menjabat sebagai Head of Creative di Common Grounds, menangani berbagai aspek kreatif seperti foto, video, hingga konten. Namun passion di dunia kopi membawanya menembus kompetisi hingga level internasional.

Owner Common Grounds, Samuel Lie, mengatakan program Behind The Bar menjadi cara untuk menampilkan kualitas tim sekaligus memperkenalkan kopi specialty ke masyarakat. “Kami ingin kembali ke inti kami sebagai coffee shop, yaitu kopi itu sendiri. Jadi event pertama ini benar-benar fokus pada kualitas kopi,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran barista berprestasi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat Surabaya bisa merasakan langsung standar kopi kelas dunia.

Selain menghadirkan kopi berkualitas, Common Grounds juga melihat Surabaya sebagai pasar potensial dengan kebutuhan ruang produktif yang tinggi. Lokasi gerai dipilih strategis untuk mendukung aktivitas bekerja, meeting, hingga bersantai, sehingga tidak hanya menjadi tempat ngopi, tetapi juga bagian dari gaya hidup urban.

Dengan rekam jejak barista berprestasi di tingkat nasional dan internasional, Common Grounds optimistis mampu menghadirkan pengalaman kopi premium di Surabaya. Gerai ini diharapkan menjadi destinasi baru bagi anak muda, profesional, hingga keluarga yang ingin menikmati specialty coffee dengan perpaduan biji kopi lokal dan internasional. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *