Peristiwa

ITS Dinobatkan sebagai Pelopor Inovasi Teknologi Maritim Jawa Timur

80
×

ITS Dinobatkan sebagai Pelopor Inovasi Teknologi Maritim Jawa Timur

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Institut Teknologi Sepuluh Nopember kembali menorehkan prestasi di sektor kemaritiman setelah meraih penghargaan sebagai Pelopor Pengembangan SDM dan Inovasi Teknologi Kemaritiman dalam ajang East Java Maritime Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap institusi dan tokoh penggerak sektor maritim di Jawa Timur yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan sumber daya manusia di bidang kelautan.

Wakil Rektor III bidang Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Teknologi Sistem Informasi ITS, Imam Baihaqi, hadir langsung menerima penghargaan tersebut pada malam puncak penghargaan East Java Maritime Awards 2026, pekan lalu.

Menurut Imam, penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen ITS dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung pengembangan sektor kelautan nasional. “Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi sumber daya laut yang sangat besar. Karena itu, pengembangan teknologi transportasi laut dan logistik maritim menjadi hal penting untuk terus diperkuat,” ujarnya.

Melalui Fakultas Teknologi Kelautan (FTK), ITS selama ini aktif mengembangkan berbagai inovasi yang mendukung kemajuan ekonomi maritim nasional, khususnya di Jawa Timur. Beberapa inovasi yang telah dikembangkan antara lain: i-Stow, Lamusa atau lampu LED bawah air ramah lingkungan untuk nelayan, serta Hexareef, struktur pelindung pantai buatan yang mendukung pertumbuhan terumbu karang.

Berbagai inovasi tersebut disebut telah mendapat pengakuan di tingkat nasional dan menjadi bagian dari kontribusi ITS dalam pengembangan teknologi kemaritiman Indonesia.

Imam mengatakan penghargaan yang diterima akan menjadi motivasi ITS untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat pesisir dan pekerja sektor kelautan. “Pengakuan ini menjadi pacuan bagi ITS bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dikembangkan untuk mendukung kemajuan ekonomi pekerja laut,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan FTK ITS Setyo Nugroho menegaskan bahwa ITS akan terus mengambil peran dalam memastikan produk inovasi dalam negeri dapat dimanfaatkan secara maksimal. “Ini akan menjadi penyemangat kami dalam menyokong kemajuan teknologi kelautan hingga siap menaklukkan samudera dengan inovasi,” katanya.

Ajang penghargaan tersebut juga bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional yang dinilai menjadi pengingat pentingnya penguatan sektor maritim Indonesia. ITS menilai pengembangan sumber daya manusia dan inovasi teknologi kemaritiman menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus pembangunan berkelanjutan.

Komitmen tersebut selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta poin ke-14 mengenai Ekosistem Laut. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *