Peristiwa

Perluas Branding Global, ITS Wakili Indonesia di Pameran Pendidikan Rusia

84
×

Perluas Branding Global, ITS Wakili Indonesia di Pameran Pendidikan Rusia

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Institut Teknologi Sepuluh Nopember kembali memperluas jejaring internasional dengan berpartisipasi dalam ajang International Partnership Week (IPW) yang diselenggarakan Higher School of Economics di Saint Petersburg, Rusia. Dalam kegiatan tersebut, ITS menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Indonesia yang diundang hadir.

Partisipasi ITS dalam forum pendidikan global tersebut menjadi bagian dari langkah transformasi menuju Global Impact University sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) ITS 2026 dengan visi kampus yang tangguh, berdampak, dan mendunia. Selain mengikuti pameran pendidikan internasional, sejumlah dosen ITS juga mendapat kesempatan menjadi dosen tamu di salah satu kampus terbaik di Rusia tersebut.

Direktur Kemitraan Global ITS, Unggul Wasiwitono, menilai keterlibatan ITS dalam IPW menjadi pintu pembuka berbagai peluang kerja sama internasional di masa mendatang. “Banyaknya perwakilan kampus global yang hadir dalam satu forum ini memberikan peluang besar bagi ITS untuk menjalin kerja sama baru di luar institusi HSE itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Unggul, keterlibatan ITS dalam Students Fair pada HSE International Partnership Week 2026 merupakan hasil persiapan panjang dan berkelanjutan yang telah dilakukan sejak 2024. Pada 2025 lalu, ITS bahkan dipercaya menjadi co-host lomba poster Art of Reframe hasil kolaborasi antara Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS dengan HSE.

Sebagai satu-satunya perguruan tinggi Indonesia yang hadir dalam forum tersebut, ITS disebut berhasil menarik perhatian mahasiswa HSE, khususnya terkait cultural activity dan mobility program yang dimiliki kampus tersebut.

ITS juga aktif melakukan dialog dan diskusi dengan berbagai perguruan tinggi internasional guna membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang akademik, pertukaran mahasiswa, hingga kolaborasi riset. “Setiap diskusi produktif diharapkan dapat diwujudkan menjadi bentuk kerja sama nyata yang bermanfaat bagi ITS dan mitra internasional ke depan,” katanya.

Dalam sesi Meet and Greet interaktif, para peserta dari berbagai negara dibagi dalam sejumlah kelompok untuk memperkenalkan identitas kampus sekaligus bertukar cerita mengenai budaya dan karakter negara masing-masing. ITS menilai forum tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi pendidikan tinggi, tetapi juga sarana diplomasi budaya dan penguatan jejaring global antaruniversitas.

Partisipasi ITS dalam ajang internasional tersebut juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *