Peristiwa

Mahasiswa ITS Kembangkan Hi-VITS, Sistem Pintar Deteksi Dini Kebakaran Akibat Gangguan Listrik

102
×

Mahasiswa ITS Kembangkan Hi-VITS, Sistem Pintar Deteksi Dini Kebakaran Akibat Gangguan Listrik

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Risiko kebakaran akibat gangguan instalasi listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran pada bangunan hunian maupun kawasan industri. Menjawab tantangan tersebut, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan Hi-VITS, sistem mitigasi pintar yang mampu mendeteksi potensi kebakaran listrik sejak dini melalui pemantauan jaringan secara real time.

Hi-VITS dirancang sebagai teknologi pelengkap sistem pengaman listrik konvensional berupa Miniature Circuit Breaker (MCB). Berbeda dengan perangkat pengaman standar yang umumnya hanya merespons arus berlebih atau korsleting, sistem ini mampu mendeteksi *arc condition* atau gangguan busur listrik yang kerap menjadi pemicu kebakaran namun sulit teridentifikasi oleh perangkat konvensional.

Salah satu anggota tim pengembang, Ananda Aullia Nayaka, menjelaskan bahwa Hi-VITS mengedepankan sistem peringatan dini sebelum melakukan pemutusan aliran listrik secara otomatis. “Sistem kami tidak langsung memutus aliran listrik, tetapi memberi peringatan terlebih dahulu kepada pengguna,” ujar.

Mahasiswi Program Studi Inovasi Digital Departemen Sistem Informasi ITS itu menuturkan, mekanisme tersebut memungkinkan pengguna melakukan pengecekan dan tindakan pencegahan lebih awal tanpa harus mengalami pemadaman listrik mendadak. “Pemutusan listrik otomatis baru dilakukan ketika kondisi sudah berada pada tahap yang berbahaya,” tambahnya.

Menurut Nanda, pendekatan tersebut tidak hanya meningkatkan aspek keselamatan, tetapi juga membantu mengurangi potensi kerugian ekonomi akibat terganggunya operasional bangunan maupun aktivitas pengguna.

Selain fokus pada keamanan, pengembangan Hi-VITS juga mempertimbangkan kemudahan implementasi dan kebutuhan operasional pengguna. Tim pengembang berupaya menghadirkan teknologi yang dapat memberikan perlindungan lebih baik tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari, baik di lingkungan rumah tangga maupun industri.

Ketua Tim Hi-VITS, Khoirul Anam, menambahkan bahwa proses pengembangan teknologi tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memperhatikan kebutuhan pasar dan peluang penerapannya di lapangan.

“Validasi produk dan pasar menjadi hal penting agar inovasi yang dikembangkan benar-benar dapat diterima dan digunakan secara luas,” ungkap mahasiswa Program Magister Teknik Elektro ITS tersebut.

Hi-VITS dikembangkan melalui kolaborasi multidisiplin mahasiswa ITS yang terdiri atas Khoirul Anam, Abdullah Alfin Holis, Marcello Akrama Putra, dan Akmal Zuhdi dari Departemen Teknik Elektro; Alzena Cheiryl Violney dari Departemen Teknik dan Sistem Industri; serta Ananda Aullia Nayaka dari Program Studi Inovasi Digital Departemen Sistem Informasi.

Tidak hanya mengembangkan teknologi, tim juga menyusun model bisnis dan strategi komersialisasi guna meningkatkan peluang implementasi produk di sektor industri. Inovasi tersebut berhasil meraih apresiasi pada ajang Startup World Cup Regional Malang. Melalui Hi-VITS, tim mahasiswa ITS sukses menjadi juara regional dan berhak melaju ke kompetisi tingkat internasional yang akan berlangsung di Silicon Valley, Amerika Serikat, pada November mendatang.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa tidak hanya mampu menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat global. Melalui pengembangan Hi-VITS, ITS menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi teknologi yang mendukung peningkatan keselamatan infrastruktur sekaligus menjawab tantangan masyarakat modern.

Inovasi ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta poin ke-11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan melalui penguatan sistem keamanan listrik yang lebih cerdas dan preventif. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *