TANGERANG (Suarapubliknews) ~ Keselamatan berkendara masih menjadi tantangan di Indonesia seiring tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor. Untuk mendorong terbentuknya budaya berkendara yang lebih aman, PT Federal International Finance (FIFGROUP) memperluas kampanye FIFGROUP Aman Berlalu Lintas (FABL) 2026 melalui talkshow edukasi yang digelar dalam rangkaian GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Berdasarkan data Korlantas Polri, tercatat 141.608 kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025, dengan sepeda motor menjadi kendaraan yang paling banyak terlibat. Salah satu penyebab yang paling sering ditemukan adalah kegagalan pengendara menjaga jarak aman saat berkendara.
Melalui kolaborasi bersama PT Astra Honda Motor (AHM), FIFGROUP menghadirkan AHM Safety Riding Instructor M. Zakky Zulfiar sebagai narasumber dalam talkshow yang membahas prinsip safety riding, defensive riding, cara mengenali potensi bahaya (hazard awareness), pentingnya menjaga jarak aman, memahami area blind spot, hingga penerapan konsep sharing the road. Kegiatan tersebut diikuti komunitas pengendara motor dan jurnalis otomotif di area Astra Financial GIIAS 2026.
Zakky menegaskan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kemampuan mengendarai sepeda motor, tetapi juga cara berpikir pengendara sebelum memulai perjalanan. “Keselamatan dimulai dari cara berpikir sebelum berkendara. Melalui edukasi ini kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengantisipasi potensi bahaya, menerapkan teknik berkendara yang benar, serta saling menghargai sesama pengguna jalan agar setiap perjalanan dapat berlangsung dengan aman,” ujarnya.
Program FABL sendiri telah dijalankan FIFGROUP sejak 2023 sebagai bagian dari kampanye keselamatan berkendara dengan mengusung pesan “Prioritaskan Keselamatan di Setiap Perjalanan.” Hingga kini, program tersebut telah menjangkau ribuan peserta melalui berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, dan inspeksi keselamatan berkendara di jaringan perusahaan.
Sepanjang 2025, FABL melaksanakan inspeksi safety riding di 330 jaringan FIFGROUP dengan tingkat kepatuhan terhadap standar keselamatan mencapai 93,98 persen. Memasuki 2026, cakupan inspeksi diperluas menjadi 360 jaringan, disertai pelaksanaan edukasi keselamatan dalam rangkaian Hajatan Cabang FIFGROUP di berbagai daerah.
ESR & Sustainability Management Department Head FIFGROUP, Sujono, mengatakan edukasi keselamatan menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan mengingat sebagian besar konsumennya merupakan pengguna sepeda motor.
“Sebagai perusahaan pembiayaan yang sebagian besar konsumennya merupakan pengguna sepeda motor, kami memiliki tanggung jawab untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Kolaborasi bersama AHM di GIIAS menjadi salah satu upaya kami memperluas jangkauan edukasi tersebut,” katanya.
Melalui program FABL, FIFGROUP berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara terus meningkat sehingga mampu menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih aman, tertib, dan bertanggung jawab di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. (feb, tama dini)












