KAB KEDIRI (Suarapubliknews) – Setelah menjadi sorotan publik dan viral di berbagai pemberitaan, kondisi Jembatan Tulung di Dusun Mloyo, Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, yang ambrol dan putus hampir satu tahun lamanya akhirnya mendapat kepastian perbaikan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri.
Jembatan yang menjadi akses vital penghubung antara Desa Mlancu dan Desa Medowo tersebut mengalami kerusakan cukup parah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Kondisi ini selama berbulan-bulan menghambat aktivitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas warga yang menggantungkan akses transportasi melalui jalur tersebut.
Menanggapi ramainya pemberitaan terkait kondisi jembatan itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Ir. Irwan Candra Wahyu Purnama, ST., MMT, memastikan bahwa pembangunan Jembatan Tulung akan segera dilaksanakan pada Juni 2026 sesuai tahapan dan progres yang telah direncanakan.
“Terkait Jembatan Tulung, pada bulan Juni ini akan segera dilakukan pembangunan. Permintaan dari Kepala Desa Mlancu, Bapak Sriono, sudah kami tindak lanjuti,” ujar Irwan Candra Wahyu Purnama kepada Suarapubliknews, Senin (8/6/2026).
Irwan menjelaskan bahwa usulan pembangunan jembatan tersebut sebelumnya telah masuk ke Dinas PUPR Kabupaten Kediri. Namun, setiap pengajuan tetap harus melalui mekanisme dan tahapan administrasi yang berlaku sebelum dapat direalisasikan.
“Pengajuan perbaikan jembatan sudah kami terima dan proses sesuai prosedur yang ada. Yang jelas, pada bulan Juni ini pembangunan jembatan sudah mulai dilaksanakan sesuai progres yang telah direncanakan bersama Pemerintah Desa Mlancu,” jelasnya.
Kepastian pembangunan tersebut disambut positif oleh Kepala Desa Mlancu, Sriono. Ia mengaku bersyukur dan menyampaikan apresiasi kepada Dinas PUPR Kabupaten Kediri yang telah merespons aspirasi dan keluhan masyarakat terkait akses jembatan yang selama ini terputus.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR Kabupaten Kediri yang akan merealisasikan pembangunan jembatan ini. Harapan kami, akses transportasi masyarakat kembali lancar sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga dapat berjalan normal seperti semula,” pungkas Sriono.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Tulung, masyarakat berharap akses penghubung antara Desa Mlancu dan Desa Medowo dapat kembali berfungsi optimal serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah Kecamatan Kandangan. (q cox, Iwan)












