BANYUWANGI (Suarapubliknews) ~ PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menggelar edukasi pelestarian penyu sekaligus pelepasliaran 1.300 tukik di Banyuwangi, Jawa Timur.
Kegiatan yang melibatkan sekitar 100 pelajar tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem pesisir.
Kegiatan yang merupakan bagian dari peringatan Gerakan Nasional 24 Tahun Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) ini dihadiri Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK Danang Tri Hartono serta Direktur BCA Lianawaty Suwono. Rangkaian acara berlangsung di Sekretariat Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) dan Pantai Villa So Long, Banyuwangi.
Para pelajar diajak mengenal pentingnya menjaga kelestarian penyu melalui berbagai kegiatan interaktif, mulai dari dongeng edukatif mengenai kehidupan penyu, mewarnai tote bag ramah lingkungan sebagai kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakai, hingga mengikuti pelepasliaran tukik ke habitat alaminya.
Direktur BCA Lianawaty Suwono mengatakan upaya menjaga kelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Melalui kerja sama yang telah terjalin, kami tidak hanya mendukung konservasi penyu melalui inovasi dan riset, tetapi juga mengajak generasi muda untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut dan peduli terhadap kelestarian ekosistem pesisir,” ujarnya.
Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menambahkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bakti BCA dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
“Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BCA dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), sekaligus menciptakan manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat Indonesia. Kami berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus menginspirasi masyarakat luas untuk bersama menjaga keanekaragaman hayati Indonesia,” katanya.
Sebagai puncak kegiatan, BCA bersama PPATK melepasliarkan 1.300 tukik di Pantai Villa So Long. Tukik tersebut berasal dari program 10 Bottles for 1 Egg yang diperkenalkan pada BCA Expoversary 2026, di mana setiap 10 botol plastik bekas yang dikumpulkan masyarakat dikonversi menjadi dukungan pendanaan untuk penyelamatan satu telur penyu.
Pada kesempatan yang sama, BCA dan PPATK juga menyerahkan Intan Box kepada Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF). Teknologi inkubator buatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan di berbagai lokasi konservasi penyu lain guna meningkatkan keberhasilan penetasan telur penyu.
Selain itu, BCA juga menyerahkan masing-masing tiga unit tempat sampah terpilah berbahan daur ulang kepada SDN 1 Lateng dan SDN Kepatihan sebagai tindak lanjut edukasi pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.
BCA telah bekerja sama dengan BSTF sejak 2016 dalam berbagai program konservasi penyu. Hingga saat ini, melalui Bakti BCA perusahaan telah mendukung pelepasliaran lebih dari 63.000 tukik serta relokasi lebih dari 900 sarang telur penyu di kawasan konservasi Banyuwangi, Yogyakarta, dan Bali. (feb, tama dini)












