SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Ketua Komisi C DPRD Surabaya, M. Eri Irawan, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan 69 halte dari 77 halte yang ada dengan menggandeng pihak swasta memasang iklan.
Menurutnya, pemasangan iklan pada halte memiliki potensi besar guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya.
Hal itu berkaca dari delapan halte yang telah dimanfaatkan sebagai media iklan dan mampu menghasilkan PAD sebesar Rp583 juta.
”Artinya terdapat potensi 69 halte dimanfaatkan, nah ini harus segera dioptimalkan oleh pemerintah kota untuk meningkatkan PAD, karena dari 8 halte saja untuk kontrak beberapa tahun itu kita sudah mendapatkan lebih dari setengah miliar,” ujarnya pada Rabu (22/7/2026).
Eri menilai masih banyak halte yang berada di lokasi strategis dan memiliki nilai ekonomi tinggi untuk dimanfaatkan sebagai ruang promosi. Bahkan ia mencontohkan halte yang berada di kawasan Embong Kaliasin, tepat di depan Hotel Bumi Surabaya.
”Bahkan untuk pemberian hak nama misalnya halte Basuki Rahmat, itu kan tentu kalau di appraisal ada beda lagi nilainya jadi bukan hanya nempel iklan di situ logonya, tapi juga dalam bentuk naming right-nya atau hak penamaannya,” tuturnya.
Dengan demikian, Politisi muda PDI Perjuangan itu berharap Pemerintah Kota Surabaya segera mengoptimalkan seluruh halte yang belum dimanfaatkan sebagai media iklan sehingga potensi PAD dapat meningkat secara signifikan.
”Ya jadi 69 halte yang belum diutilisasi ini kalau semuanya didorong tahun ini semuanya, otomatis akan meningkatkan pendapatan yang signifikan,” pungkasnya. (feb, aldi)












