Politik

Anas Karno Minta Camat, Lurah, RT-RW Perkuat Deteksi Dini Jaga Kondusivitas Surabaya

225
×

Anas Karno Minta Camat, Lurah, RT-RW Perkuat Deteksi Dini Jaga Kondusivitas Surabaya

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) – Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, meminta camat, lurah, serta pengurus RT dan RW memperkuat deteksi dini terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Anas, berbagai persoalan yang berpotensi memicu gesekan di tengah masyarakat sebenarnya dapat dicegah apabila komunikasi, koordinasi, dan mediasi dilakukan sejak dini di tingkat lingkungan.

“Ketika ada potensi gesekan di masyarakat, perangkat wilayah harus hadir lebih awal untuk membangun komunikasi dan mencari solusi,” ujar Anas.

Legislator PDI Perjuangan tersebut mengatakan, perangkat kewilayahan merupakan pihak yang paling dekat sekaligus memahami kondisi masyarakat di lapangan. Karena itu, camat, lurah, RT, dan RW perlu aktif membangun komunikasi dengan warga serta melakukan koordinasi secara intensif untuk memetakan berbagai persoalan yang berkembang di lingkungannya.

Anas menilai kolaborasi antara RT, RW, kelurahan, kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas juga perlu diperkuat sebagai bagian dari sistem deteksi dini di tingkat kampung.

“RT dan RW adalah mata dan telinga pemerintah di lingkungan. Kalau komunikasi berjalan baik, berbagai persoalan bisa diketahui lebih cepat dan diselesaikan secara kekeluargaan sebelum berdampak lebih luas,” katanya.

Menurutnya, menjaga kondusivitas Surabaya bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Stabilitas sosial membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk perangkat pemerintahan hingga tingkat lingkungan.

Terlebih, kata Anas, Surabaya merupakan kota metropolitan dengan aktivitas sosial dan ekonomi yang tinggi. Kondisi tersebut membuat komunikasi antarelemen masyarakat perlu terus dijaga agar berbagai potensi persoalan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban.

Anas juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surabaya yang terus membangun komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan serta berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban kota.

Ia berharap sinergi tersebut semakin diperkuat hingga tingkat kampung sehingga setiap persoalan yang muncul di masyarakat dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.

“Yang paling penting adalah membangun kehadiran pemerintah sampai ke level paling bawah. Ketika warga merasa didengar dan persoalannya cepat ditindaklanjuti, potensi konflik akan jauh lebih mudah dicegah,” pungkasnya. (q cox, Es)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *