BisnisNasional

GAIKINDO Serahkan Kepemimpinan AAF kepada Malaysia, Perkuat Kolaborasi Industri Otomotif ASEAN

141
×

GAIKINDO Serahkan Kepemimpinan AAF kepada Malaysia, Perkuat Kolaborasi Industri Otomotif ASEAN

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ GAIKINDO resmi menyerahkan kepemimpinan ASEAN Automotive Federation (AAF) kepada Malaysian Automotive Association (MAA) untuk periode 2026–2028. Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi industri otomotif kawasan, termasuk percepatan pengembangan kendaraan listrik, harmonisasi kebijakan, serta peningkatan daya saing industri otomotif ASEAN di tingkat global.

Serah terima kepemimpinan dilakukan dalam agenda resmi AAF sebagai penutup masa kepengurusan GAIKINDO periode 2022–2025. Pada periode sebelumnya, Indonesia mendorong penguatan rantai nilai industri otomotif, percepatan transisi menuju kendaraan energi baru, serta peningkatan dialog kebijakan antarnegara di kawasan Asia Tenggara.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, mengatakan pergantian kepemimpinan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antarnegara ASEAN dalam menghadapi tantangan industri otomotif yang terus berkembang.

“Selama dua tahun terakhir, kepemimpinan Indonesia berfokus pada penguatan rantai nilai, percepatan transisi menuju kendaraan energi baru yang ramah lingkungan, serta peningkatan dialog kebijakan antarnegara. Penyerahan kepemimpinan kepada Malaysia ini bukanlah akhir, melainkan awal dari hubungan yang lebih kuat antara Indonesia, Malaysia, dan seluruh negara ASEAN untuk menciptakan sektor otomotif kawasan yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan MAA, AAF menetapkan sejumlah agenda strategis hingga 2028. Fokus tersebut meliputi penyelarasan regulasi kendaraan bermotor, termasuk kendaraan listrik, penyampaian aspirasi industri kepada para menteri ekonomi ASEAN, serta penguatan kerja sama regional guna mendukung integrasi industri otomotif menuju target pembangunan sektor otomotif ASEAN 2030.

AAF juga akan terus menjalankan perannya sebagai wadah komunikasi antara pelaku industri otomotif, pemerintah negara anggota, dan Sekretariat ASEAN guna mendorong terciptanya kebijakan yang lebih selaras dengan kebutuhan industri.

Melalui estafet kepemimpinan tersebut, GAIKINDO berharap kolaborasi yang telah terbangun selama beberapa tahun terakhir dapat terus berlanjut, sekaligus memperkuat posisi industri otomotif Asia Tenggara sebagai salah satu pusat pertumbuhan otomotif dunia. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *