Beasiswa PIP Puti Guntur, PDIP Surabaya Komitmen Perkuat Akses Pendidikan bagi Rakyat

SURABAYA (Suarapubliknews) – Sekitar 300-an orangtua wali murid, yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu, memadati balai pertemuan di Wiyung, kemarin malam .

Mereka mengikuti sosialisasi beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang digelar kader-kader PDI Perjuangan (PDIP) yang berlangsung meriah.

Beasiswa PIP yang menjadi program kebijakan Presiden Jokowi, dijaring melalui jalur aspirasi Puti Guntur Soekarno.

Puti, cucu Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, menjadi anggota DPR RI Komisi X dari PDI Perjuangan Dapil Surabaya-Sidoarjo.

“Selama menjadi anggota DPR RI, Ibu Puti Guntur Soekarno gencar menyalurkan program-program pemerintah di Kota Surabaya, khususnya pendidikan seperti beasiswa PIP,” kata Kinaryo, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Wiyung, dalam sambutannya, Kamis (5/7/2022).

“Kita berterima kasih atas perjuangan Ibu Puti Guntur Soekarno untuk masa depan para pelajar generasi muda, sehingga mendapatkan beasiswa PIP. Sudah ribuan pelajar di Kota Surabaya memetik manfaat program Presiden Jokowi ini,” kata Kinaryo.

Hadir dalam acara itu, Aliyudin selalu tenaga ahli Puti Guntur Soekarno. Ia menjelaskan, para penerima beasiswa PIP harus diajukan setiap tahun.

“Karena setiap tahun datanya berubah. Minimal kelasnya berganti, karena naik kelas,” kata Aliyudin.

Untuk jenjang siswa SD, mendapat beasiswa Rp 450 ribu per tahun. Jenjang siswa SMP Rp 750 ribu per tahun. Dan pelajar SMA/SMK mendapat Rp 1 juta per tahun.

“Pesan dari Ibu Puti Guntur Soekarno, dananya harus seratus persen untuk pendidikan putra-putri panjenengan semua. Tidak untuk keperluan lain,” kata Aliyudin.

Siti Maryam, anggota Komisi D bidang pendidikan DPRD Kota Surabaya dari PDI Perjuangan, mengatakan saat ini banyak program kebijakan pemerintah yang meringankan beban orangtua untuk biaya pendidikan.

“Tugas para orangtua wali murid adalah mendampingi proses belajar putra-putrinya agar menyerap secara maksimal ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mencapai prestasi belajar,” kata Siti Maryam.

Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, menegaskan komitmen partainya untuk melahirkan generasi unggul, generasi hebat, yang akan memimpin Surabaya dan Indonesia di semua bidang, di masa depan.

“Generasi penerus yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mempunyai akhlak mulia. Para pelajar ini kelak akan menerima tongkat estafet dari generasi sekarang,” kata Adi, yang Ketua DPRD Kota Surabaya.

“Itu sebabnya penguatan akses pendidikan bagi warga masyarakat, terutama kalangan wong cilik, harus diperkuat dari waktu ke waktu melalui berbagai lini. Termasuk dari segi pembiayaan, sarana dan prasarana dan peningkatan kualitas guru pengajar,” kata Adi. (q cox)

Foto: Kader-kader PDI Perjuangan Surabaya menyerahkan sertifikat beasiswa PIP kepada orangtua wali murid, yang dijaring melalui jalur aspirasi anggota DPR RI Komisi X Puti Guntur Soekarno.

Reply