BisnisNasional

BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK BYD di GIIAS 2026

83
×

BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK BYD di GIIAS 2026

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ BYD M6 DM menjadi salah satu model yang mendapat perhatian tinggi selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) tersebut menyumbang lebih dari 20 persen total Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) BYD sepanjang pameran.

PT BYD Motor Indonesia mencatat lebih dari 4.000 SPK selama GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli–9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 850 keluarga memilih BYD M6 DM, yang berarti kontribusinya mencapai lebih dari 20 persen total SPK BYD selama pameran.

Respons tersebut melengkapi capaian BYD M6 DM yang sebelumnya juga mendapat pengakuan melalui Indonesian Automotive Awards 2026. Model tersebut meraih penghargaan “Most Inspiring PHEV of the Year 2026”, yang diberikan atas penerapan teknologi Dual Mode dalam menghadirkan pilihan mobilitas elektrifikasi bagi konsumen.

President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap M6 DM menunjukkan teknologi Dual Mode mulai mendapat tempat sebagai salah satu pilihan mobilitas keluarga.

“Kami merasa senang melihat bagaimana BYD M6 DM sejak pertama kali diperkenalkan telah mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Indonesia. Penerimaan tersebut terus berlanjut hingga GIIAS 2026, dimana tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa teknologi DM menjadi pilihan yang relevan bagi keluarga di Tanah Air,” ujarnya.

Capaian di GIIAS menjadi kelanjutan dari respons pasar terhadap BYD M6 DM sejak diperkenalkan di Indonesia. BYD menyebut penjualan model tersebut telah mencapai lebih dari 3.200 unit secara wholesales. M6 DM juga diproduksi sepenuhnya di Indonesia.

Di GIIAS 2026, ketertarikan pengunjung terhadap keluarga M6 juga terlihat dari aktivitas di booth BYD. Booth tersebut dikunjungi lebih dari 105.000 orang, sementara lebih dari 700 pengunjung mencoba kendaraan BYD melalui area test drive. Dari peserta test drive tersebut, sekitar 60 persen memilih BYD M6, baik varian DM maupun EV.

Kehadiran M6 DM sekaligus melengkapi pilihan teknologi dalam keluarga M6. Konsumen kini dapat memilih M6 EV dengan teknologi listrik murni atau M6 DM yang menggunakan teknologi Dual Mode.

Selama GIIAS, BYD M6 DM juga mendapat perhatian dari pemerintah. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi booth BYD pada 30 Juli 2026, sedangkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berkunjung pada 8 Agustus 2026.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya melihat langsung BYD M6 DM yang diproduksi sepenuhnya di Indonesia. BYD menyebut teknologi DM pada model tersebut menawarkan pendekatan electric-first dengan efisiensi konsumsi bahan bakar yang diklaim dapat mencapai hingga 65 kilometer per liter.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan produksi lokal M6 DM diharapkan tidak hanya memberikan pilihan kendaraan elektrifikasi bagi konsumen, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan industri otomotif nasional.

“Terlebih, M6 DM akan diproduksi sepenuhnya di Indonesia, sehingga kami berharap kehadirannya tidak hanya memberikan pilihan mobilitas yang relevan bagi masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi pada penguatan industri otomotif dan ekosistem kendaraan energi baru di Tanah Air,” ujarnya.

Selain M6 DM, sejumlah model lain turut berkontribusi terhadap capaian BYD selama GIIAS 2026. BYD ATTO 1 disebut mendapat perhatian sebagai kendaraan listrik yang ringkas untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Sementara sekitar 20 persen SPK lainnya berasal dari berbagai model, antara lain BYD SEAL, BYD ATTO 3, BYD SEALION 7, BYD DOLPHIN, hingga DENZA D9.

Secara keseluruhan, capaian GIIAS tersebut sejalan dengan pertumbuhan BYD dan DENZA di pasar nasional. Sepanjang Juli 2026, keduanya mencatat penjualan lebih dari 32.800 unit, dengan pangsa pasar gabungan sebesar 36 persen di pasar kendaraan listrik dan kendaraan dengan teknologi DM.

Bagi BYD, capaian di GIIAS 2026 menunjukkan bahwa pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia semakin beragam. Kehadiran M6 dalam dua teknologi, EV dan DM, menjadi salah satu upaya perusahaan memperluas pilihan bagi konsumen sekaligus memperkuat pengembangan kendaraan energi baru yang diproduksi di dalam negeri. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *