NasionalPemerintahan

HUT ke-81 RI, Jasa Marga Teguhkan Komitmen Jaga Konektivitas dan Layanan Jalan Tol

64
×

HUT ke-81 RI, Jasa Marga Teguhkan Komitmen Jaga Konektivitas dan Layanan Jalan Tol

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimaknai PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan memperkuat komitmen menjaga konektivitas nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan jalan tol. Di tengah peringatan kemerdekaan, Jasa Marga juga menyampaikan solidaritas kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menghadapi bencana.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, Senin (17/8/2026). Upacara diikuti jajaran Direksi, BOD-1 Jasa Marga Group, serta Roadster di lingkungan Jasa Marga.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata perusahaan dalam menjalankan fungsi sebagai pengelola infrastruktur jalan tol sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Namun, di tengah suasana peringatan kemerdekaan, Rivan juga mengajak seluruh jajaran Jasa Marga untuk tidak melupakan masyarakat yang sedang menghadapi bencana di NTT. “Duka mereka adalah duka kita bersama. Mari kita maknai kemerdekaan dengan memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya.

Menurutnya, semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen Jasa Marga untuk terus “Melayani Sepenuh Hati” dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebagai pengelola jalan tol, Jasa Marga terus memperkuat pelayanan melalui pengembangan operasional, pemanfaatan teknologi, dan digitalisasi. Salah satunya melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas, menangani insiden, serta mendukung pengambilan keputusan operasional berbasis data.

Di sisi pengguna jalan, Jasa Marga juga mengembangkan aplikasi Travoy yang menyediakan informasi perjalanan, termasuk kondisi lalu lintas dan CCTV secara real-time, tarif tol, informasi rest area, hingga layanan darurat yang terhubung dengan One Call Center 133.

Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan keandalan operasional sekaligus memberikan akses informasi yang lebih mudah bagi pengguna jalan.

Saat ini, Jasa Marga mengelola 36 konsesi jalan tol dengan total panjang 1.736 kilometer. Dari jaringan tersebut, sekitar 1.294 kilometer merupakan jalan tol komersial yang telah beroperasi, dengan pangsa pasar sebesar 42 persen. Jaringan tersebut menjadi bagian dari peran Jasa Marga dalam mendukung konektivitas antardaerah, termasuk memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Bagi Jasa Marga, menjaga konektivitas nasional tidak hanya berkaitan dengan tersedianya ruas jalan tol. Kualitas layanan, keselamatan, keandalan operasional, serta kemampuan merespons kebutuhan pengguna juga menjadi bagian dari pengelolaan infrastruktur tersebut.

Karena itu, perusahaan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Danantara Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta pihak terkait lainnya.

Rivan menilai kebersamaan dan kolaborasi menjadi bagian penting untuk memastikan operasional jalan tol dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. “Semangat tersebut perlu terus dijaga agar Jasa Marga dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi masyarakat dan Indonesia,” katanya.

Memasuki 81 tahun perjalanan Indonesia sebagai bangsa merdeka, Jasa Marga menempatkan penguatan konektivitas, keselamatan, dan pelayanan sebagai bagian dari kontribusinya terhadap pembangunan nasional.

Di saat yang sama, perhatian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana menjadi pengingat bahwa makna kemerdekaan tidak hanya tercermin dari pembangunan fisik, tetapi juga dari persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui penguatan operasional, inovasi, dan kolaborasi, Jasa Marga menyatakan akan terus menjalankan perannya dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pemerataan manfaat pembangunan. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *