Jatim RayaPeristiwaPolitik

DPRD Surabaya dan Jurnalis Perkuat Sinergi Lewat Mancing Santai

232
×

DPRD Surabaya dan Jurnalis Perkuat Sinergi Lewat Mancing Santai

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) – Suasana santai penuh keakraban mewarnai kegiatan mancing bersama yang digelar Sekretariat DPRD Surabaya bersama Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) di Kolam Pancing Agung Rahayu, Sedati, Sidoarjo, Sabtu (2/5/2026). Mengusung tema “Seng Penting Bahagia”, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus perkenalan pejabat baru di lingkungan sekretariat dewan.

Kegiatan tersebut diikuti para jurnalis yang sehari-hari meliput di Gedung DPRD Surabaya serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan sekretariat. Sejak awal acara, suasana hangat langsung terasa. Tawa dan canda mengiringi setiap lemparan umpan, mencairkan suasana di antara peserta.
Tak hanya memancing, panitia juga menghadirkan berbagai lomba menarik, seperti kategori ikan tercepat, terberat, hingga terkecil. Beragam doorprize disiapkan untuk menambah semarak dan antusiasme peserta.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Budi Leksono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya momentum kebersamaan ini sebagai ruang komunikasi lintas elemen di

“rumah bersama” DPRD.
“Jangan dilihat dari apa yang kita dapat hari ini, tapi bagaimana kegiatan ini bisa rutin menjadi ajang silaturahmi. Yang penting kebersamaan dan sportivitas,” ujar Budi Leksono, yang akrab disapa Buleks, disambut gelak tawa peserta saat menyelipkan candaan khas suasana mancing.

Ia juga turut memeriahkan acara dengan lomba straight atau adu cepat mengangkat pancing. Bahkan, ia menghadiahkan joran pribadinya kepada peserta tercepat. Lomba ini berlangsung seru dan kompetitif, dengan Baut Effendy dari KampungBerita.com keluar sebagai juara pertama, disusul Awik dan Ahmad dari Sekretariat DPRD Surabaya.

Menjelang akhir acara, panitia kembali menggelar lomba straight kategori umum. Nur Salam berhasil keluar sebagai pemenang dan membawa pulang hadiah sebesar Rp500 ribu. “Terima kasih banyak, hadiahnya lumayan besar,” ujarnya.

Ketua panitia, Eko Widodo, menjelaskan bahwa konsep lomba sengaja dibuat variatif agar seluruh peserta memiliki peluang untuk menang.
“Ada kategori tercepat, terberat, dan terkecil. Jadi semua bisa menikmati, baik yang mendapatkan ikan besar maupun kecil,” jelasnya.

Salah satu momen menarik terjadi saat Andre, jurnalis Harian Bhirawa, berhasil menangkap ikan bandeng seberat 1,6 kilogram—menjadi tangkapan terbesar dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku tak menyangka bisa meraih hasil itu karena awalnya hanya bersantai di tepi kolam.
Sementara itu, Baut Effendy mengaku sempat mengalami “zonk” sebelum akhirnya mendapatkan ikan pertamanya.

Menurutnya, tarikan pertama justru menjadi momen paling berkesan dan memacu semangat.
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini diharapkan dapat terus digelar secara rutin. Selain mempererat hubungan kerja, momentum seperti ini juga menjadi ruang melepas penat sekaligus membangun kolaborasi yang lebih solid antara DPRD Surabaya dan para jurnalis. (q cox, Fred)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *