Hadir di Musda HIPMI ke XIV, Gubernur Khofifah: Investasi di Jatim Naik 33,8 Persen

SURABAYA (Suarapubliknews) – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Jatim harus berbangga karena di saat ekonomi terkontraksi akibat pandemi Covid-19, nilai investasi yang masuk justru naik cukup tinggi.

Hal ini disampaikan saat Musyawarah Daerah ke-XIV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim yang juga dihadiri oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Menurutnnya Inilah yang menyebabkan besaran kontraksi ekonomi Jatim di 2020 masih cukup kecil dibanding provinsi lain, yaitu minus 2,39 persen.

“Perlu diketahui, beberapa provinsi di Jawa pertumbuhan investasinya negative agak dalam, tetapi Jatim tahun 2020 pertumbuhan investasinya justru naik sebesar 33,8 persen. Ini karena pejuang pengusaha, termasuk pengusaha muda yang begitu ulet dengan sinergitas sangat baik,” katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Bahlil Lahadalia, bahwa investasi yang masuk Indonesia pada 2020 jauh lebih tinggi dibanding sebelum pandemi Covid-19. Pada tahun 2020, target awal investasi di Indonesia mencapai Rp 817 triliun, sementara realisasinya tercapi Rp 826 triliun.

“Ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2020 minus 2,19. Sementara yang positif di Asia hanya China dan Vietnam. Tetapi dibanding negara di Asia Tenggara lain, Indonesia masih lebih baik. PDB Indonesia nomor dua diantara negara G20, nomor satu China dan nomor dua Indonesia. Untuk itu, target pertumbuhan ekonomi nasional kedepan harus diangka 4,5 – 5,5 persen,” papar Bahlil.

Realisasi investasi di Jatim selama 5 tahun terakhir cukup bagus. Pada tahun 2016 mencapai Rp 72,9 triliun, tahun 2017 mencapai Rp 66 triliun, 2018 mencapai Rp 51,2 triliun, tahu. 2019 sebesar Rp 59,5 persen dan di 2020 mencapai Rp 78,4 triliun.

Artinya realisasi investasi di Jatim pada sat pandemi lebih tinggi dibanding sebelum pandemi. “Saya punya keyakinan kedepan, Jatim akan benar-benar semakin berkembang pesat, termasuk karena dukungan pengusaha-pengusaha muda di HIPMI Jatim,” pungkasnya.

Sementara itu hasil Musda HIPMI XIV menetapkan Rois Sunandar Maming (RSM) sebagai ketua umum Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur periode 2021-2024 menggantikan Mufti Anam yang telah usai masa baktinya sebagai ketua periode 2018-2021. (q cox, Tama dinie)

Reply