NasionalPemerintahanPeristiwa

Jasa Marga Perkuat Transformasi Layanan, Kembangkan Rest Area Modern hingga Command Center Berbasis AI

28
×

Jasa Marga Perkuat Transformasi Layanan, Kembangkan Rest Area Modern hingga Command Center Berbasis AI

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan melalui pengembangan rest area modern dan digitalisasi pengelolaan lalu lintas berbasis teknologi. Upaya tersebut diwujudkan melalui revitalisasi Travoy Rest KM 88A dan KM 88B Jalan Tol Cipularang serta penguatan fungsi Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) sebagai pusat kendali operasional jalan tol secara terintegrasi.

Transformasi tersebut ditinjau langsung oleh Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, bersama Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono, Selasa (22/7).

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan pengembangan Travoy Rest merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pengguna jalan dengan mengubah fungsi rest area menjadi destination hub area, sehingga tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan berkesan.

“Transformasi pada Travoy Rest KM 88A Jalan Tol Cipularang dimulai dengan membenahi fasilitas esensial rest area sebagai prioritas utama. Travoy Rest ini kami siapkan menjadi showcase untuk pengembangan rest area ke depannya yang fokus pada peningkatan pelayanan pengguna jalan melalui perluasan kawasan, rejuvenasi toilet agar lebih nyaman, penambahan ruang terbuka hijau, serta optimalisasi alur kendaraan dan kapasitas parkir,” ujarnya.

Pada Travoy Rest KM 88A, revitalisasi difokuskan pada peningkatan fasilitas dasar, seperti penambahan dan relokasi toilet agar lebih mudah diakses, perluasan area hijau, peningkatan kapasitas parkir, serta penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Sementara itu, pengembangan Travoy Rest KM 88B diarahkan untuk memperkuat peran UMKM lokal melalui penyediaan berbagai produk khas Nusantara. Rest area tersebut juga menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali limbah menjadi pupuk organik sebagai bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Selain peningkatan fasilitas fisik, Jasa Marga juga terus mengoptimalkan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) sebagai pusat kendali operasional jalan tol yang memantau jaringan tol secara real-time selama 24 jam.

Didukung lebih dari 3.500 kamera CCTV, Traffic Counting System, Variable Message Sign (VMS), Speed Camera, Weigh in Motion (WIM), radar lalu lintas, teknologi Artificial Intelligence (AI), serta analisis big data, JMTC mampu memantau sekitar 3,5 juta kendaraan setiap hari sekaligus mempercepat penanganan kondisi darurat, rekayasa lalu lintas, dan penyampaian informasi kepada pengguna jalan.

Dalam kesempatan tersebut, Dony Oskaria menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi arahan utama pemerintah kepada seluruh BUMN. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus menyediakan informasi lalu lintas yang akurat bagi masyarakat.

“Teknologi juga harus mampu menyediakan informasi perjalanan yang akurat agar masyarakat dapat mengetahui kondisi lalu lintas dan memperkirakan waktu tempuh perjalanan. Dalam perjalanan tersebut, peningkatan kualitas rest area penting sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari layanan jalan tol karena pengguna jalan berhak memperoleh layanan yang baik dan fasilitas istirahat yang aman dan nyaman,” katanya.

Ia juga mengapresiasi transformasi yang dilakukan Jasa Marga karena dinilai selaras dengan arah Danantara Indonesia dalam mendorong value creation berbasis service excellence, tidak hanya pada operasional jalan tol, tetapi juga dalam meningkatkan kenyamanan dan pengalaman perjalanan masyarakat.

Melalui transformasi layanan tersebut, Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan jalan tol yang lebih aman, nyaman, lancar, dan berkelanjutan melalui inovasi, digitalisasi, serta penguatan fasilitas pendukung bagi pengguna jalan. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *