BEKASI (Suarapubliknews) ~ PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan komitmennya memperkuat strategi keberlanjutan dalam pengelolaan Jalan Tol Trans Jawa. Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus utama yang dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Selasa (23/6/2026).
Melalui RUPST, perusahaan tidak hanya menyampaikan pertanggungjawaban atas kinerja sepanjang 2025, tetapi juga menetapkan berbagai langkah strategis guna menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri infrastruktur.
Pelaksana Tugas (Pgs.) Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Dary Achmad Budi, mengatakan capaian perusahaan selama 2025 menjadi fondasi penting untuk memperkuat transformasi bisnis sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Tahun Buku 2025 menjadi periode yang menunjukkan ketahanan dan kemampuan adaptasi JTT dalam menghadapi dinamika industri. Berbagai pencapaian positif yang diraih perusahaan menjadi modal penting untuk terus memperkuat keberlanjutan bisnis, meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jalan, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Sepanjang 2025, JTT mencatat berbagai penguatan pada aspek operasional, mulai dari peningkatan keandalan infrastruktur jalan tol, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, percepatan transformasi digital, hingga implementasi berbagai program keberlanjutan yang mendukung operasional perusahaan.
Selain menjaga kualitas layanan jalan tol, JTT juga terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi bisnis perusahaan. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui program penghijauan di sepanjang koridor Jalan Tol Trans Jawa. Selama 2025, perusahaan telah menanam 11.607 pohon sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan, memperluas ruang hijau, sekaligus mendukung operasional jalan tol yang lebih berkelanjutan.
Menurut Dary, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ke depan, JTT akan terus memperkuat berbagai inisiatif strategis, termasuk peningkatan kualitas layanan kepada pengguna jalan, pengembangan inovasi dan digitalisasi, penguatan budaya keselamatan, serta pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan secara berkelanjutan. “Melalui hasil RUPST ini, JTT semakin optimistis melanjutkan transformasi dan pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan,” katanya.
Perseroan optimistis berbagai strategi tersebut akan memperkuat perannya sebagai pengelola Jalan Tol Trans Jawa yang andal sekaligus mendukung konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Melalui penguatan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), JTT juga berkomitmen terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham, pengguna jalan, maupun seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan upaya menghadirkan infrastruktur jalan tol yang semakin aman, nyaman, dan ramah lingkungan. (feb, tama dini)












