Nasional

Bosch Kenalkan Teknologi Keselamatan Kendaraan Masa Depan di GIIAS 2026

68
×

Bosch Kenalkan Teknologi Keselamatan Kendaraan Masa Depan di GIIAS 2026

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ Bosch Indonesia memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperkenalkan perkembangan teknologi keselamatan kendaraan yang diproyeksikan menjadi salah satu penentu arah industri otomotif masa depan.

Melalui Booth Safety & Advanced Technology, Bosch mengedukasi pengunjung mengenai cara kerja sistem keselamatan modern yang dirancang membantu pengemudi mengenali risiko dan mencegah kecelakaan sejak dini.

Director of Mobility Solutions Bosch Indonesia Bernard Simanjuntak mengatakan perkembangan teknologi keselamatan tidak lagi sebatas menambah fitur pada kendaraan, tetapi diarahkan untuk memberikan dukungan yang tepat sesuai kondisi di jalan.

“Perkembangan teknologi keselamatan bukan lagi sekadar tentang menambah fitur pada kendaraan. Tantangan berikutnya adalah memastikan teknologi dapat memberikan dukungan yang tepat pada situasi yang tepat, terutama ketika kondisi berkendara dan interaksi antar pengguna jalan semakin kompleks,” katanya.

Melalui GIIAS 2026, Bosch memperkenalkan konsep Sense, Think, dan Act sebagai cara kerja sistem keselamatan modern. Pada tahap Sense, kendaraan memanfaatkan Multi-Purpose Camera, Radar Sensor, dan Ultrasonic Sensor untuk membaca kondisi di sekitar kendaraan. Selanjutnya pada tahap Think, seluruh informasi tersebut diolah sistem komputasi untuk menganalisis potensi risiko sebelum menentukan respons yang diperlukan.

Tahap terakhir, Act, diwujudkan melalui teknologi Integrated Power Brake yang membantu menghasilkan pengereman secara cepat dan presisi ketika sistem mendeteksi potensi tabrakan. Teknologi tersebut dirancang sebagai dukungan tambahan bagi pengemudi tanpa mengambil alih kendali kendaraan.
Bernard menjelaskan, melalui rangkaian teknologi tersebut, sistem keselamatan modern tidak hanya berfungsi mengurangi dampak kecelakaan, tetapi juga membantu pengemudi mengantisipasi risiko lebih awal sehingga peluang terjadinya kecelakaan dapat diminimalkan.

Sementara itu, Vice Compartment Future Automotive Technology & Renewable Energy GAIKINDO Ardhana Wiranata menilai perkembangan teknologi keselamatan akan menjadi salah satu tolok ukur penting bagi industri otomotif ke depan.

“Perkembangan teknologi terus mendorong budaya berkendara yang semakin aman, nyaman, dan efisien. Karena itu, tantangan industri ke depan bukan hanya menghadirkan teknologi yang semakin canggih, tetapi juga memastikan manfaatnya dapat dipahami dan dimanfaatkan secara optimal oleh Masyarakat,” katanya.

Selain memperkenalkan teknologi keselamatan, Bosch juga mengedukasi pengunjung mengenai pentingnya pemeliharaan kendaraan melalui divisi Mobility Aftermarket. Berbagai komponen pendukung keselamatan seperti wiper, lampu, filter, busi, klakson, hingga komponen otomotif lainnya diperkenalkan sebagai bagian dari upaya menjaga seluruh sistem kendaraan tetap bekerja optimal sepanjang masa pakainya.

Sebagai bagian dari kontribusi sosial selama GIIAS 2026, Bosch juga menggelar program donasi untuk mendukung peremajaan 100unit ambulans di berbagai daerah di Indonesia. Setiap pembelian sepasang Bosch Advantage maupun Clear Advantage Wiper selama pameran akan dikonversikan menjadi donasi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan layanan kegawatdaruratan dan keselamatan masyarakat. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *