BisnisNasional

MR.D.I.Y. Indonesia Raup Pendapatan Rp4,6 Triliun di Semester I 2026, Produk Terjangkau Jadi Penopang Pertumbuhan

333
×

MR.D.I.Y. Indonesia Raup Pendapatan Rp4,6 Triliun di Semester I 2026, Produk Terjangkau Jadi Penopang Pertumbuhan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.D.I.Y. Indonesia) membukukan pendapatan sebesar Rp4,6 triliun pada Semester I 2026 atau tumbuh 24,5% secara tahunan (year on year/YoY). Di tengah konsumen yang semakin selektif dalam berbelanja, perusahaan menilai strategi menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan kinerja.

Selain peningkatan pendapatan, MR.D.I.Y. Indonesia mencatat laba kotor sebesar Rp2,4 triliun atau naik 15,7% YoY dan laba bersih mencapai Rp590,7 miliar, meningkat 16,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah transaksi juga tumbuh 23,3% seiring perluasan jaringan toko dan meningkatnya permintaan terhadap produk dengan harga terjangkau.

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, mengatakan aksesibilitas dan keterjangkauan tetap menjadi fondasi utama bisnis perusahaan, terutama ketika konsumen semakin cermat dalam mengelola pengeluaran.

“Aksesibilitas dan keterjangkauan merupakan inti dari model bisnis Perseroan. Seiring konsumen yang semakin cermat dalam membelanjakan uangnya, mereka mencari produk yang andal dan memberikan nilai yang nyata,” ujarnya.

Sepanjang paruh pertama 2026, MR.D.I.Y. Indonesia membuka 130 toko baru sehingga total jaringannya mencapai 1.349 toko di seluruh Indonesia. Ekspansi tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai produk kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau.

Untuk menjaga daya beli pelanggan, perusahaan juga menghadirkan sejumlah program seperti Harga Tetap Sama, Super Bombastis, dan Back to School. Berbagai inisiatif tersebut didukung penguatan rantai pasok dan efisiensi distribusi agar perusahaan dapat mempertahankan harga yang kompetitif tanpa mengurangi kualitas produk maupun pengalaman berbelanja.

Direktur sekaligus Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia, Rika Juniaty Tanzil, menilai pertumbuhan perusahaan tidak terlepas dari efisiensi operasional dan pengelolaan rantai pasok yang semakin kuat.

“Kinerja kami menunjukkan bahwa keterjangkauan dan pertumbuhan dapat berjalan beriringan. Eksekusi yang disiplin, integrasi rantai pasok yang solid, serta skala bisnis yang semakin besar memastikan kami mampu menjaga efisiensi pembiayaan dan menawarkan harga kompetitif untuk pelanggan,” katanya.

Di luar kinerja bisnis, MR.D.I.Y. Indonesia juga melanjutkan program tanggung jawab sosial melalui inisiatif MR.D.I.Y. Untuk Indonesia. Pada Semester I 2026, perusahaan menyalurkan sekitar 10.000 STEM Kit kepada anak-anak Indonesia, memperluas fasilitas drop box daur ulang di 52 toko melalui kerja sama dengan Rekosistem, serta menjalankan pendampingan bagi pelaku UMKM dan mitra pemasok lokal. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *