BisnisNasionalPeristiwa

BYD Lengkapi Lini M6 dengan Pilihan EV dan Dual Mode, Menperin Tinjau Model Rakitan Indonesia

41
×

BYD Lengkapi Lini M6 dengan Pilihan EV dan Dual Mode, Menperin Tinjau Model Rakitan Indonesia

Sebarkan artikel ini

TANGERANG (Suarapubliknews) ~ PT BYD Motor Indonesia melengkapi lini MPV listriknya dengan menghadirkan BYD M6 EV dan BYD M6 Dual Mode (DM) sebagai dua pilihan teknologi kendaraan energi baru untuk menjawab beragam kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia.

Kedua model tersebut diperkenalkan pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, sekaligus menegaskan strategi BYD dalam menghadirkan solusi mobilitas berbasis kendaraan listrik murni maupun teknologi electric-first berbasis hybrid.

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan Indonesia menjadi pasar penting bagi BYD sehingga perusahaan menghadirkan pilihan kendaraan energi baru yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi BYD, dengan kebutuhan mobilitas yang terus berkembang dan beragam di setiap daerah. Melalui strategi New Energy Vehicle yang menggabungkan Battery Electric Vehicle (EV) dan Dual Mode (DM), kami ingin menghadirkan lebih banyak pilihan agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat beralih ke kendaraan energi baru sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Generasi terbaru BYD M6 EV hadir sebagai model yang diproduksi sepenuhnya di Indonesia dengan sejumlah penyempurnaan, termasuk peningkatan kapasitas baterai 58 kWh pada varian Standard yang mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer.

Varian tersebut juga menawarkan tenaga 150 kW, torsi 310 Nm, akselerasi 0–100 km/jam dalam 7,9 detik, panel instrumen Full LCD 10,25 inci, serta transmisi column shifter. BYD memasarkan BYD M6 EV Standard dengan harga Rp395 juta.

Sementara itu, BYD M6 DM mengusung konsep Electric-First, di mana motor listrik menjadi penggerak utama, sedangkan mesin bensin bekerja secara otomatis saat dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dan memperpanjang jarak tempuh.

Melalui filosofi GASS (Gesit, Adaptif, Senyap, dan Super Irit), teknologi ini dirancang untuk menghadirkan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan hemat energi tanpa mengorbankan kenyamanan perjalanan jarak jauh.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan kehadiran dua teknologi tersebut memberi keleluasaan bagi masyarakat dalam memilih kendaraan energi baru sesuai kebutuhan mobilitas masing-masing.

“Dengan membawa teknologi EV dan DM ke Indonesia, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan agar masyarakat dapat memilih kendaraan energi baru yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” katanya.

Peluncuran lini terbaru BYD M6 juga mendapat perhatian Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang mengunjungi booth BYD di GIIAS 2026. Dalam kesempatan tersebut, BYD memperkenalkan BYD M6 Dual Mode (DM) rakitan Indonesia sebagai solusi mobilitas keluarga berbasis teknologi electric-first dengan efisiensi bahan bakar hingga 65 kilometer per liter.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi apresiasi terhadap komitmen BYD dalam memperkuat industri otomotif nasional melalui investasi, produksi lokal, dan pengembangan teknologi kendaraan energi baru.

Selain menghadirkan lini M6 terbaru, BYD juga menampilkan berbagai teknologi kendaraan energi baru, simulator Dual Mode, area test drive, serta memperluas pengalaman pengunjung melalui berbagai aktivitas interaktif selama penyelenggaraan GIIAS 2026. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *