Jatim RayaPemerintahanPeristiwa

Ribuan Buruh Turun ke Jalan, Armuji Ikut Orasi dan Serukan Aksi Damai

99
×

Ribuan Buruh Turun ke Jalan, Armuji Ikut Orasi dan Serukan Aksi Damai

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, berlangsung semarak dan penuh semangat. Ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Di tengah aksi tersebut, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, tampak hadir dan berbaur tanpa sekat dengan massa buruh.

Tak sekadar hadir, sosok yang akrab disapa Cak Ji itu bahkan didaulat naik ke atas truk komando untuk menyampaikan orasi. Dalam pidatonya, ia menyambut hangat para buruh yang datang dengan penuh perjuangan demi memperjuangkan hak dan kesejahteraan.

“Saudara-saudara datang dari berbagai daerah, kepanasan, kehujanan, demi menyampaikan aspirasi. Itu adalah hak yang harus diperjuangkan,” ujar Armuji di hadapan massa aksi.

Ia juga mengapresiasi aspirasi yang disampaikan serikat buruh, sekaligus menyinggung respons pemerintah pusat terhadap berbagai tuntutan pekerja.
“Tadi pagi Bapak Presiden telah mengapresiasi uneg-uneg kalian. Mudah-mudahan itu segera direalisasikan,” serunya.

Dalam kesempatan tersebut, Armuji menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama aksi berlangsung hingga para buruh kembali ke daerah masing-masing. “Datang dengan damai, pulang juga harus tetap tertib dan selamat sampai rumah,” pesannya.

Selain berorasi, Armuji juga terlihat membaur santai dengan para buruh. Ia membagikan nasi bungkus dan bahkan ikut makan bersama di tengah massa aksi, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.

Secara terpisah, Armuji menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam meningkatkan kesejahteraan buruh. Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada sekitar 15 ribu pengemudi ojek online (ojol).

“Pemkot Surabaya terus proaktif mendengar aspirasi buruh, termasuk memberikan perlindungan seperti BPJS Ketenagakerjaan bagi ojol, dan ke depan juga untuk pekerja sektor informal lainnya,” jelasnya.

Momentum May Day ini menjadi pengingat bahwa perjuangan buruh masih terus berjalan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan pekerja dalam mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata. (q cox, Es)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *