Jatim RayaPeristiwa

Siapkan Generasi Penerus, Al Irsyad Surabaya Fokus Penguatan Kaderisasi

89
×

Siapkan Generasi Penerus, Al Irsyad Surabaya Fokus Penguatan Kaderisasi

Sebarkan artikel ini

MALANG (Suarapubliknews) – Al Irsyad Al Islamiyah Surabaya menggelar kegiatan training kader sebagai upaya membekali generasi penerus organisasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Villa Mas Lawang.

Ketua PC Al Irsyad Al Islamiyah Surabaya, Salim Syarif Basrewan, menyampaikan bahwa training ini bertujuan untuk memperkuat regenerasi sekaligus menjaga kesinambungan organisasi sesuai amanat para pendiri.

“Training calon kader ini menjadi bagian penting dalam regenerasi serta penguatan perjalanan organisasi agar tetap berjalan sesuai nilai-nilai yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PW Al Irsyad Al Islamiyah Jawa Timur, M. Iqbal Qurusy, yang juga menjadi salah satu pemateri, menjelaskan bahwa materi Mabadi Al Irsyad menjadi fondasi utama dalam pengkaderan.

Menurutnya, pembekalan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kader agar mampu melanjutkan dan menjalankan roda organisasi secara produktif serta memberi manfaat bagi umat.

“Salah satu prinsip Mabadi Al Irsyad adalah mengutamakan persatuan dan meningkatkan ilmu pengetahuan, dengan tetap menjaga ketauhidan yang bersandar pada Al-Qur’an dan As-Sunnah,” jelasnya, Jumat (1/5/2026).

Ketua Lajnah Kaderisasi Al Irsyad Surabaya, Muhammad Barekat, menambahkan bahwa training ini diikuti oleh 41 peserta dengan rentang usia rata-rata 18 hingga 20 tahun.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi pembekalan, di antaranya orientasi training, gerakan salat Subuh berjamaah dan kultum, sejarah Al Irsyad, penguatan karakter kepemimpinan pemuda, tantangan masa depan, Focus Group Discussion (FGD), Mabadi Al Irsyad, kewirausahaan pemuda, hingga isu kenakalan remaja. Kegiatan juga ditutup dengan evaluasi serta rencana tindak lanjut.

Training ini turut menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai pemateri, di antaranya Ahmad Riyadh, Gamal Albinsaid, Abd. Hafid Bajamal, Zakik Basalamah, serta M. Nabil. (q cox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *