SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Dalam upaya mencetak talenta digital yang kompeten di bidang teknologi geospasial, Laboratorium Program Studi Statistika serta Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Adi Buana (UAB) sukses menyelenggarakan Workshop Series: Pemodelan dan Visualisasi Data Spasial.
Kegiatan strategis ini dirancang untuk menjawab tantangan industri data-driven melalui penguasaan perangkat lunak RStudio dan ArcGIS, yang kini menjadi standar global dalam analisis data spasial.
Setelah sukses dengan seri pembuka, rangkaian berlanjut pada Series 2: Pemodelan Spasial Berbasis Titik yang digelar secara daring. Fokus materi ini sangat krusial bagi analisis sebaran fenomena di permukaan bumi, seperti pemetaan kepadatan penduduk, analisis titik panas (hotspot) kerawanan wilayah, hingga mitigasi pencemaran lingkungan.
Pakar geospasial sekaligus Dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota dan juga pemateri dalam workshop ini, Dr. Moch. Shofwan, S.Pd., M.Sc., menekankan pentingnya penguasaan teknik analisis berbasis koordinat.
“Pemodelan data spasial saat ini bukan lagi sekadar pemetaan visual. Ini adalah instrumen analisis mendalam untuk pengambilan kebijakan wilayah yang presisi. Mahasiswa Adi Buana kami bekali dengan kemampuan scripting R secara mandiri agar siap menghadapi riset akademik maupun kebutuhan profesional di dunia kerja,” ujarnya.
Pemilihan RStudio sebagai instrumen utama dalam pelatihan ini didasari oleh fleksibilitasnya dalam mengolah data kompleks. Melalui workshop ini, UAB berkomitmen memastikan lulusannya tidak hanya memahami teori, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi terbaru.
Peserta workshop mendapatkan fasilitas komprehensif, mulai dari rekaman pelatihan, e-sertifikat, hingga akses langsung ke Script R yang dapat diaplikasikan untuk pengerjaan skripsi maupun proyek profesional.
Sebagai kampus unggulan, UAB terus bertransformasi menjadi pusat pengembangan sains dan teknologi. Melalui sinergi antar program studi seperti Statistika dan PWK, Adi Buana konsisten melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan wilayah dan analisis data spasial di Indonesia. (q cox, tama dini)












