Gelar Halal Bihalal, GEMA Indonesia Doakan Kesembuhan Wali Kota Risma

SURABAYA (Suarapubliknews) – Kabar tentang sakitnya Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya, dan sedang mendapatkan perawatan super intensif dari puluhan dokter di RSUD dr.Soetomo, mendapatkan empati dari sejumlah tokoh dan masyarakat di Kota Surabaya.

Seperti yang dilakukan oleh elemen masyarakat gabungan Gerakan Masyarakat Indonesia yang dihadiri oleh beberapa ormas diantaranya INTI, KPPI, PAS, Beda tapi mesra, ASFN, Rmh Bhineka dan PSMTI, hari ini Rabu (26/06/2019) di FOOK Restr Jl. Kartini, Surabaya.

Kegiatan halal bihalal yang digelar saat ini, diawali dengan acara berdoa bersama untuk kesembuhan Tri Rismahari Wali Kota Surabaya, sebagai wujud empatinya kepada sosok perempuan yang dinilainya hebat dalam memajukan daerahnya.

Dr. John Thamrun SH, MH, selaku pendiri organisasi Gerakan Masyarakat Indonesia (GEMA Indonesia), mengatakan bahwa kabar soal kondisi Risma Wali Kota yang sedang sakit menjadi keprihatinannya.

“Secara pribadi maupun organisasi, kami sangat prihatin dengan kabar itu. Bu Risma adalah sosok perempuan yang hebat dan kuat, sekaligus sebagai pemimpin yang patut ditauladani. Maka kami berharap Bu Risma bisa segera sembuh dan kembali sehat, karena kami dan seluruh warga Surabaya masih membutuhkan kepemimpinan dan bimbingan beliau,” ucap Caleg PDIP Dapil 5 dengan nomer urut 7 yang tercatat lolos ke DPRD Surabaya ini.

Hal senada juga disampaikan Kusnan Ketua Paguyuban Arek Suroboyo (PAS), yang mengatakan jika warga suroboyo tak henti-hentinya berdoa untuk kesembuhan Risma Wali Kota Surabaya.

“Sebagai warga suroboyo, kami berdoa agar bu risma segera sembuh,…segera pulih,” tuturnya kepada media ini.

Tidak hanya itu, Kusnan juga berharap agar Risma Wali Kota bisa mengurangi aktifitasnya yang menurutnya sangat menguras tenagannya yang tidak berusia muda lagi.

“Kami tau ibu risma tipe pemimpin yang tidak bisa diam duduk menima laporan anak buah lalu tanda tangan, tidak, karena itu bukan tipe bu risma. Bu risma tidak cukup menerima laporan, beliau lebih sering turba sendiri di lapangan. Bukan karena tidak percaya anak buah, namun lebih menjaga kualitas anak buah di mata masyarakat,” tandasnya.

Diakhir paparannya, Kusnan menyampaikan permohonan maafnya karena belum sempat menjenguk. “Menurut kabar di media, kondisinya memang belum bisa menerima kunjungan, makanya kami berdoa dari jauh untuk kesembuhan ibu,” pungkasnya. (q cox).

Reply