KUALA LUMPUR (Suarapubliknews) ~ MORA Group mencatat respons positif dari pasar Malaysia dalam partisipasi perdananya di ajang pariwisata MATTA Fair 2026 yang digelar di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur.
Keikutsertaan ini menjadi langkah awal perusahaan dalam memperluas pasar internasional, khususnya menjajaki Malaysia sebagai salah satu sumber wisatawan ke Indonesia. Selama tiga hari pameran, MORA Group menawarkan berbagai paket perjalanan yang terintegrasi dengan layanan akomodasi di jaringan hotel yang mereka kelola.
Founder & CEO MORA Group, Andhy Irawan, menyebut partisipasi ini menjadi langkah penting dalam memahami karakter pasar regional. “Lebih dari sekadar penjualan, kami mendapatkan insight berharga terkait perilaku konsumen, preferensi produk, serta posisi kompetitif di pasar,” ujarnya.
Senada, Director of Operation and Revenue MORA Group, Hengky Tambayong, menambahkan bahwa hasil partisipasi ini memberikan gambaran awal terkait preferensi wisatawan Malaysia terhadap destinasi di Indonesia.
Dari sejumlah produk yang ditawarkan, paket wisata berbasis Surabaya dan Yogyakarta menjadi yang paling diminati pengunjung. Untuk Jawa Timur, MORA menghadirkan paket perjalanan dengan Surabaya sebagai pintu masuk menuju destinasi unggulan seperti Bromo dan Tumpak Sewu. Selain itu, tersedia pula paket “Discovery Surabaya” yang mencakup wisata Kota Lama, susur Sungai Kalimas, hingga tur kota.
Sementara itu, paket Yogyakarta mencakup destinasi populer seperti Malioboro, Taman Sari, Keraton, serta candi Borobudur dan Prambanan. Di sisi lain, destinasi Kalimantan Selatan dinilai masih membutuhkan pengenalan lebih lanjut di pasar Malaysia.
Selama pameran berlangsung, booth MORA Group dikunjungi sekitar 40 orang per hari, dengan peningkatan jumlah pengunjung pada hari kedua dan ketiga. Hingga penutupan acara, sedikitnya 50 pengunjung tercatat telah melakukan deposit untuk pemesanan paket wisata yang juga mencakup layanan menginap di jaringan hotel MORA Group.
MORA Group menyatakan akan memanfaatkan hasil observasi selama pameran sebagai dasar penyusunan strategi pemasaran dan pengembangan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar regional.
Seiring rencana ekspansi, perusahaan juga tengah mempersiapkan pembukaan sejumlah properti baru, termasuk HEMORA Lereng Senja Ciwidey di Bandung dan HEMORA Sriti Palu yang dijadwalkan beroperasi pada semester kedua 2026.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat portofolio sekaligus meningkatkan daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (q cox, tama dini)












