Jatim RayaPeristiwa

Puncak HPN 2026 PWI Jatim, 24 Tokoh Terima Penghargaan dan Soroti Tantangan Pers

117
×

Puncak HPN 2026 PWI Jatim, 24 Tokoh Terima Penghargaan dan Soroti Tantangan Pers

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) –  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur menggelar puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT PWI di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus apresiasi bagi insan pers dan tokoh-tokoh berpengaruh di tingkat nasional maupun daerah.

Sebanyak 24 tokoh menerima penghargaan atas kontribusi di berbagai bidang. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir bersama Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim. Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turut menyerahkan Piala Prapanca untuk kategori jurnalistik tulis dan foto.

Rangkaian acara diawali dengan peluncuran dan bedah buku berjudul “Langkah Sunyi Menuju Puncak” karya jurnalis Antara, Abdul Hakim. Buku tersebut mengulas perjalanan karier Akhmad Munir dari jurnalis daerah hingga menjadi Direktur Utama Perum LKBN ANTARA dan Ketua Umum PWI Pusat.

Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim menegaskan bahwa peringatan HPN tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi harus menjadi pengingat akan pentingnya peningkatan kualitas jurnalisme. Ia menekankan perlunya konsistensi dalam menghadirkan informasi yang mencerahkan dan menjadi rujukan publik.

Senada, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyoroti perubahan lanskap media di era digital. Ia menyebut ada tiga hal utama yang harus dijaga insan pers agar tetap relevan, yakni menjaga akurasi berita, meningkatkan kapasitas di bidang teknologi, serta berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.

“Profesionalisme dan integritas menjadi kunci agar pers tetap dipercaya di tengah derasnya arus informasi di media sosial,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga menegaskan bahwa peran pers tetap vital sebagai penyedia informasi yang kredibel. Menurutnya, proses verifikasi dan akurasi yang dilakukan media menjadi pembeda utama dibandingkan informasi di media sosial.

Antusiasme peserta dalam acara ini terbilang tinggi. Ketua HPN 2026 PWI Jatim Syaiful Anam mengungkapkan jumlah kehadiran bahkan mencapai hampir dua kali lipat dari kapasitas yang disediakan.

“Dari 200 undangan, tercatat 396 orang hadir berdasarkan absensi,” ungkapnya.

Para undangan berasal dari pengurus PWI kabupaten/kota se-Jawa Timur, unsur Forkopimda, hingga berbagai elemen masyarakat.

Rangkaian kegiatan HPN PWI Jatim sendiri telah berlangsung sejak Januari 2026, meliputi bakti sosial, retret di Serang Banten, seminar, lomba karya jurnalistik, bedah buku, hingga Anugerah PWI Jatim Award.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PWI Jatim dan PT Jatim Grha Utama terkait program subsidi perumahan bagi wartawan sebesar Rp35 juta tanpa uang muka.

Untuk lomba karya jurnalistik Piala Prapanca, Faishol Taselan meraih penghargaan kategori jurnalisme tulis, sementara kategori foto dimenangkan oleh Trisnadi. (q cox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *