Peristiwa

UAB Targetkan 2.000 Mahasiswa Baru pada 2026, Siapkan Kurikulum Berbasis AI

135
×

UAB Targetkan 2.000 Mahasiswa Baru pada 2026, Siapkan Kurikulum Berbasis AI

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Universitas Adi Buana (UAB) dengan kampus utama di kawasan Dukuh Menanggal Surabaya menargetkan penerimaan sekitar 2.000 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027. Target tersebut dipertahankan sebagai bagian dari komitmen kampus dalam menjaga kualitas pendidikan di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin kompetitif.

Rektor Adi Buana, Dr. Untung Lasiyono, M.Si mengatakan UAB tidak berorientasi pada peningkatan jumlah mahasiswa semata, melainkan tetap menempatkan kualitas pendidikan sebagai prioritas utama.

“Kami tidak mengejar kuantitas semata. Yang kami utamakan adalah kualitas, baik dari sisi dosen, tata kelola, kurikulum, maupun fasilitas pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa,” ujarnya.

Menurut Untung, UAB memastikan rasio dosen dan mahasiswa tetap terjaga sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal. Selain itu, kampus juga terus melakukan penyesuaian kurikulum agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah penguatan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital bagi mahasiswa angkatan 2026.

“Kami sedang menyiapkan kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan era digital. Ke depan mahasiswa akan mendapatkan penguatan kompetensi terkait AI dan teknologi digital sebagai bagian dari kesiapan menghadapi dunia kerja,” katanya.

Pada tahun akademik sebelumnya, UAB berhasil melampaui target penerimaan mahasiswa baru yang ditetapkan sebanyak 2.000 mahasiswa. Realisasi penerimaan mahasiswa baru bahkan mencapai sekitar 2.500 mahasiswa.

Meski demikian, UAB tetap mempertahankan target 2.000 mahasiswa pada tahun ini guna memastikan kualitas layanan akademik, pembimbingan, dan fasilitas pembelajaran tetap terjaga dengan baik.

Untuk memperluas akses pendidikan tinggi, UAB juga menyediakan berbagai jalur dan model pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon mahasiswa. Selain kelas reguler, kampus juga membuka program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), kelas karyawan, hingga sistem pembelajaran daring dan hybrid. Informasi pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 telah dibuka melalui laman resmi kampus.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada siapa saja yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Karena itu kami menyediakan berbagai pilihan sistem pembelajaran yang fleksibel sesuai kebutuhan mahasiswa,” tuturnya.

Melalui strategi tersebut, UAB optimistis dapat terus meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat tanpa mengabaikan kualitas akademik yang menjadi komitmen utama kampus. Dengan dukungan kurikulum yang adaptif, penguatan kompetensi digital, serta berbagai pilihan sistem pembelajaran, UAB berharap mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di era transformasi teknologi. (q cox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *