Jatim RayaPeristiwaPolitik

Pimpin PKB Surabaya Lima Tahun ke Depan, Gus Afif Prioritaskan Konsolidasi Internal

139
×

Pimpin PKB Surabaya Lima Tahun ke Depan, Gus Afif Prioritaskan Konsolidasi Internal

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) – Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB resmi menetapkan Muhammad Faridz Afif atau yang akrab disapa Gus Afif sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Surabaya periode 2026–2031. Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Surabaya yang telah digelar sebelumnya.

Penunjukan Gus Afif menandai dimulainya babak baru kepemimpinan PKB Surabaya. Politikus yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua Komisi B DPRD Surabaya itu dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan dari Musyafak Rouf.

Menanggapi amanah tersebut, Gus Afif menyatakan siap menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan partai. Menurutnya, sebagai kader PKB, loyalitas terhadap keputusan organisasi merupakan bagian dari komitmen perjuangan yang harus dijaga.

“Sebagai kader partai, tentu saya harus selalu siap. Ini adalah amanah yang harus saya emban, saya jaga, dan saya jalankan sebaik-baiknya sesuai arahan dan perintah partai,” ujar Gus Afif.

Usai menerima penetapan resmi dari DPP PKB, Gus Afif langsung melakukan silaturahmi politik dengan sejumlah tokoh partai. Salah satunya adalah Musyafak Rouf, mantan Ketua DPC PKB Surabaya yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Jawa Timur.

Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam proses transisi kepemimpinan sekaligus upaya menjaga soliditas internal partai. Ia mengaku banyak menerima arahan dan masukan dari para senior yang selama ini berperan besar dalam perjalanan PKB Surabaya.

“Saya menemui para tokoh partai, termasuk Cak Musyafak yang saya anggap sebagai guru dan orang tua. Bagaimanapun beliau adalah guru bagi saya. Saya memohon arahan dan masukan untuk langkah-langkah yang akan kami lakukan ke depan,” katanya.

Selain menjalin komunikasi dengan para tokoh partai, Gus Afif juga mulai melakukan koordinasi internal bersama jajaran pengurus di berbagai tingkatan, mulai dari tingkat cabang hingga ranting. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi sekaligus menyatukan visi seluruh kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Ia menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi prioritas utama pada masa awal kepemimpinannya. Dengan soliditas yang kuat, PKB Surabaya diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian politik pada Pemilu 2029.

“Target politik 2029 tentu menjadi perhatian utama. Karena itu, konsolidasi harus segera dijalankan agar seluruh elemen partai bergerak dalam satu barisan untuk menjaga dan meningkatkan kejayaan PKB di Surabaya,” tegasnya.

Melalui kepemimpinan baru ini, PKB Surabaya diharapkan semakin solid, mampu memperkuat basis dukungan masyarakat, serta menjadi kekuatan politik yang semakin diperhitungkan pada kontestasi politik mendatang. (q cox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *