Jatim RayaOlahraga

Kota Pasuruan Resmi Bergabung dengan MPI Jatim, Bidik Emas Porprov dan Prestasi Internasional

98
×

Kota Pasuruan Resmi Bergabung dengan MPI Jatim, Bidik Emas Porprov dan Prestasi Internasional

Sebarkan artikel ini

PASURUAN (Suaraoubliknews) – Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Jawa Timur terus memperkuat jaringan organisasi sekaligus memperluas pembinaan atlet di berbagai daerah. Terbaru, Kota Pasuruan resmi bergabung sebagai Pengurus Kota (Pengkot) ke-19 dalam keluarga besar MPI Jawa Timur.

Bergabungnya Kota Pasuruan menjadi bagian dari strategi jangka panjang MPI Jatim untuk memperluas basis pembinaan atlet sekaligus memperbesar peluang lahirnya talenta-talenta modern pentathlon yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Tantangan besar pun langsung menanti Ketua Umum Pengkot MPI Kota Pasuruan yang baru terpilih, Dwi Iriati.

Meski modern pentathlon masih tergolong cabang olahraga baru di Kota Pasuruan, ia berani memasang target tinggi dengan membidik medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.

Menurut Dwi Iriati, kehadiran MPI membuka peluang bagi atlet-atlet dari berbagai cabang olahraga untuk mengembangkan karier di modern pentathlon. Namun, ia mengakui proses pembentukan tim membutuhkan kerja keras, terutama dalam menjaring atlet untuk nomor anggar dan menembak yang masih relatif terbatas.

“Ini memang menjadi tantangan karena merupakan cabang olahraga baru. Namun, banyak atlet di Kota Pasuruan yang berpotensi bergabung dan berkembang di MPI. Yang cukup sulit tentu mencari atlet untuk nomor anggar dan menembak,” ujarnya.

Selain berorientasi pada prestasi olahraga, Dwi menilai modern pentathlon juga dapat menjadi sarana bagi atlet untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui jalur pendidikan berbasis prestasi.

“MPI bisa menjadi jembatan bagi atlet untuk mengejar pendidikan. Ketika atlet berprestasi, hal itu juga dapat membuka peluang yang lebih luas dalam dunia pendidikan,” katanya.

Meski baru terbentuk, Pengkot MPI Kota Pasuruan tidak ingin berlama-lama dalam tahap pengenalan dan pembinaan dasar. Fokus utama saat ini adalah mempersiapkan atlet secara maksimal menghadapi Porprov Jawa Timur. “Target terdekat kami tentu mempersiapkan Porprov. Setidaknya kami ingin mampu meraih medali emas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) MPI Jawa Timur, Dwi Kistiono, menyambut positif bergabungnya Kota Pasuruan sebagai bagian dari penguatan organisasi modern pentathlon di Jawa Timur.

Menurutnya, bertambahnya kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota akan memperluas proses pencarian serta pembinaan atlet potensial di berbagai daerah. “Kota Pasuruan menjadi Pengkot/Pengkab ke-19 di MPI Jawa Timur. Kami terus mengembangkan organisasi ini agar semakin besar dan kuat. Dengan begitu, kami semakin mudah menemukan bibit-bibit atlet pentathlon yang potensial,” ujar Dwi Kistiono.

Ia menegaskan bahwa pengembangan organisasi tidak hanya berorientasi pada penambahan jumlah kepengurusan, tetapi juga membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan dan kompetitif.

Menurutnya, semakin luas jangkauan pembinaan yang dilakukan MPI Jawa Timur, semakin besar pula peluang melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Semakin banyak atlet pentathlon di Jawa Timur, semakin besar pula kesempatan untuk meraih prestasi di tingkat internasional,” katanya.

Dengan bergabungnya Kota Pasuruan, MPI Jawa Timur mengirimkan pesan bahwa modern pentathlon bukan lagi cabang olahraga yang hanya berkembang di kota-kota besar. Cabang olahraga yang memadukan berbagai disiplin ini kini terus tumbuh di daerah-daerah, membangun fondasi pembinaan yang kuat untuk menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu pusat kekuatan modern pentathlon Indonesia di masa depan. (q cox, Zal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *