Peristiwa

COMSATS-ITS Conference Dorong Riset Berbasis Tantangan untuk Pembangunan Berkelanjutan

98
×

COMSATS-ITS Conference Dorong Riset Berbasis Tantangan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi riset global melalui penyelenggaraan COMSATS-ITS Conference. Mengusung tema Emerging Technologies for Sustainable Development, konferensi internasional yang digelar di Auditorium Gedung Pusat Riset ITS, menjadi wadah diskusi mengenai arah penelitian dan inovasi teknologi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Konferensi tersebut mempertemukan delegasi, akademisi, peneliti, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas pemanfaatan teknologi baru dalam menjawab tantangan global yang semakin kompleks.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI, Dr Muhammad Fauzan Aziman, menegaskan bahwa penelitian saat ini harus berangkat dari persoalan nyata yang dihadapi masyarakat agar mampu menghasilkan dampak yang lebih luas. “Penelitian harus didasarkan pada masalah atau tantangan,” tegasnya.

Menurut Fauzan, Indonesia terus memperkuat ekosistem riset melalui berbagai program penelitian prioritas dan strategis yang tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas penelitian, tetapi juga memperluas pemerataan kapasitas riset di berbagai perguruan tinggi.

Ia menilai perguruan tinggi tidak lagi dapat berjalan sendiri dalam membangun ekosistem penelitian. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah, industri, investor, hingga komunitas menjadi faktor penting agar hasil riset dapat berkembang menjadi solusi yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam konferensi tersebut, mulai dari kecerdasan buatan (AI), big data, transformasi digital, energi terbarukan, teknologi hijau, hingga mitigasi perubahan iklim. Selain itu, peserta juga mendiskusikan perkembangan material maju, nanoteknologi, bioteknologi, teknologi kesehatan, ketahanan pangan, serta kebijakan sains dan inovasi.

Sejumlah sesi khusus turut membahas topik yang lebih spesifik, seperti pemodelan sistem bumi berbasis AI, pemanfaatan limbah lokal menjadi produk bernilai tambah, teknologi untuk mendukung ketahanan bencana, hingga inovasi material maju yang tengah dikembangkan di ITS.

Rektor ITS, Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD, mengatakan bahwa ITS terus mendorong pengembangan riset yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan dampak nyata. “Penelitian seharusnya bisa menciptakan dampak,” ujarnya.

Bambang menjelaskan komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inovasi yang dikembangkan ITS di bidang energi, teknologi kelautan, kecerdasan buatan, robotika, hingga transformasi digital.

Sementara itu, Direktur Eksekutif COMSATS, Dr Mohammad Nafees Zakaria, menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi negara-negara berkembang, mulai dari perubahan iklim, ketahanan pangan, krisis air dan energi, hingga kesenjangan ekonomi.

Meski demikian, ia optimistis perkembangan teknologi dapat menjadi peluang besar apabila dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk menjawab berbagai persoalan tersebut. “Teknologi baru mengubah setiap aspek kehidupan kita dengan sangat cepat,” katanya.

Melalui COMSATS-ITS Conference, ITS berharap penguatan kolaborasi riset lintas negara dapat menghasilkan inovasi yang tidak hanya mendorong perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Konferensi ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, tujuan ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, tujuan ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta tujuan ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *