NasionalPeristiwa

Tasya Kamila Ajak Keluarga Lebih Cermat Pilih Produk Lokal untuk Kebutuhan Sehari-hari

92
×

Tasya Kamila Ajak Keluarga Lebih Cermat Pilih Produk Lokal untuk Kebutuhan Sehari-hari

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ Momentum perayaan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga dapat menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan lebih mengenal dan memilih produk buatan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Hal tersebut menjadi bagian dari kampanye Proudly Local yang dihadirkan MR.D.I.Y. Indonesia sepanjang Agustus 2026. Kampanye ini mengangkat produk perlengkapan rumah tangga buatan Indonesia sekaligus mendorong masyarakat untuk memberikan ruang lebih besar bagi produk lokal dalam keseharian.

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan, akses pasar menjadi salah satu faktor yang dapat membantu produk lokal berkembang. Melalui jaringan toko yang tersebar di berbagai daerah, pihaknya berupaya membuat produk buatan Indonesia lebih mudah dijangkau masyarakat. “Kami percaya semakin besar akses pasar yang dimiliki sebuah produk, semakin besar pula peluangnya untuk terus berkembang,” ujarnya.

Pesan tersebut juga disuarakan Tasya Kamila, yang dalam kesehariannya harus memilih berbagai kebutuhan rumah tangga sebagai ibu sekaligus public figure. Menurut Tasya, ketika memilih perlengkapan rumah, harga bukan satu-satunya pertimbangan.

Material, keamanan, daya tahan, hingga kemudahan memperoleh produk juga menjadi hal yang diperhatikan. “Buatku, belanja kebutuhan rumah tangga bukan soal mana yang paling murah, tapi memilih produk yang berkualitas dan memang dibutuhkan keluarga,” katanya.

Ia juga menilai produk buatan Indonesia kini semakin mudah ditemukan dengan kualitas yang semakin beragam. “Buatku, produk lokal itu bukan pilihan kedua. Sekarang banyak produk buatan Indonesia yang kualitasnya nggak kalah, malah harganya jauh lebih bersahabat,” lanjutnya.

Dalam memilih kebutuhan keluarga, Tasya menyebut beberapa kategori produk lokal yang biasa digunakannya. Untuk kebutuhan makan bersama, misalnya, ia memilih perlengkapan seperti piring dan mangkuk dari HSI serta gelas dan set mangkuk dari MMS Houseware.

Sementara untuk kamar mandi, perhatian Tasya lebih banyak tertuju pada kenyamanan dan fungsi. Ia menyebut handuk dari Lenuta dan Kintakun serta bath mat sebagai beberapa pilihan yang menurutnya sesuai untuk kebutuhan keluarga, terutama karena ia memiliki anak yang aktif bergerak.

Untuk aktivitas anak di rumah, Tasya memilih boneka dari merek lokal Berkat Karya. Baginya, memilih mainan juga dapat menjadi bagian dari aktivitas bonding bersama anak. Kebutuhan memasak juga menjadi perhatian. Tasya menyebut talenan kayu dari Kwas dan spatula kayu dari Homliv sebagai perlengkapan yang digunakannya ketika memasak di rumah.

Selain perlengkapan rumah, ia juga menggunakan produk kebutuhan sehari-hari seperti sandal lokal dari Porto yang dinilai ringan dan nyaman digunakan baik di dalam maupun luar rumah. Melalui kampanye Proudly Local, MR.D.I.Y. Indonesia menghadirkan berbagai produk buatan Indonesia untuk kebutuhan sehari-hari.

Bagi masyarakat, kampanye semacam ini sekaligus dapat menjadi pengingat bahwa mendukung produk lokal tidak selalu harus dilakukan melalui pembelian produk yang besar atau khusus. Memilih perlengkapan makan, kebutuhan kamar mandi, mainan, peralatan memasak hingga kebutuhan sederhana sehari-hari juga dapat menjadi bagian dari kebiasaan tersebut.

Dengan jaringan lebih dari 1.300 toko di Indonesia dan sekitar 18.000 jenis produk dalam berbagai kategori di setiap toko, MR.D.I.Y. menempatkan akses dan keterjangkauan sebagai bagian dari pendekatannya kepada konsumen.

Bagi Tasya, momen kemerdekaan menjadi waktu yang tepat untuk mulai lebih memperhatikan asal produk sebelum berbelanja. “Selama Agustus ini gampang banget karena diskonnya juga sampai 50 persen,” tambahnya. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *