BisnisJatim Raya

BRI BO Kediri Salurkan KUR Rp 343 Miliar, Sektor Produktif Mendominasi

111
×

BRI BO Kediri Salurkan KUR Rp 343 Miliar, Sektor Produktif Mendominasi

Sebarkan artikel ini

KAB KEDIRI (Suarapubliknews) – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Kediri, Jawa Timur, terus memperkuat perannya sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga Maret 2026, BRI BO Kediri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 343 miliar.

Branch Manager BRI BO Kediri, Adi Nugroho, menyampaikan bahwa penyaluran KUR tersebut didominasi sektor produktif yang mencapai Rp 223 miliar atau sekitar 65,06 persen dari total realisasi.

“Adapun sektor produktif yang dimaksud mencakup bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta industri jasa lainnya yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Kediri,” ujar Adi Nugroho kepada Suarapubliknews.net, Sabtu (17/4/2026).

Menurutnya, akses pembiayaan yang memadai melalui KUR memberikan peluang lebih besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas dan skala bisnisnya. Dengan kemudahan akses permodalan, pelaku UMKM di wilayah Kediri diharapkan mampu berkembang lebih cepat dan berdaya saing.

Ia menambahkan, program KUR juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta memperkuat perekonomian daerah. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI dalam mendukung program Astacita pemerintah.

“KUR merupakan wujud nyata komitmen BRI yang sejalan dengan Astacita pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pemerataan pembangunan,” jelasnya.

Adi juga menyoroti besarnya potensi sektor pertanian di Kediri, khususnya komoditas tebu dan palawija. Menurutnya, BRI memiliki peran strategis dalam mendukung pelaku usaha di sektor tersebut, baik melalui pembiayaan maupun peningkatan kapasitas usaha.

Dukungan BRI tidak hanya terbatas pada penyaluran dana, tetapi juga mencakup pemberdayaan, pendampingan usaha, serta edukasi keuangan. Hal ini bertujuan agar para debitur mampu mengelola usaha secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Dengan strategi yang berfokus pada sektor produktif, BRI BO Kediri optimistis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus menjawab tantangan pembangunan inklusif di tingkat lokal.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku UMKM, tidak hanya melalui permodalan, tetapi juga pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya. Selain itu, kami juga mendorong pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform penjualan online agar dapat meningkatkan kapasitas usaha dan naik kelas,” pungkasnya. (q cox, Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *