Fasilitas Umum di Surabaya Rusak, Begini Reaksi Keras Wali Kota Risma

SURABAYA (Suarapubliknews) – Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya spontan mendatangi lokasi terjadinya aksi karena para pendemo diketahui telah bertindak anarkis dan melakukan pengrusakan beberapa fasilitas umum di Surabaya. Kamis (8/10/2020)

Dengan mengenakan protokol kesehatan dan helm, Wali Kota Risma yang datang dengan beberapa jajaran memberikan teguran keras saat mendapati beberapa pelaku yang berhasil diamankan, yang ternyata adalah peserta aksi yang datang dari luar Kota Surabaya.

“Saya membangun Kota Surabaya setengah mati, sampek tanganku patah mbelain wargaku,…kenapa kamu hancurin….. rumahmu mana di madiun..tega sekali kamu, …aku setengah mati mbangun kota ini..kamu pikir aku enak-enak’an mbangun kota ini…tak belain wargaku…..kamu rusak seperti ini,…kenapa kamu kesini…..aku tanya kenapa kamu kesini…kenapaaaa…….,” ucap Risma dengan nada tinggi, yang kemudian menyerahkan pelaku kepada aparat Kepolisian.

Sepertinya amarah Risma Wali Kota tak bisa dibendung karena sejumlah fasilitas umum rusak parah. Diantaranya rambu lalu lintas hingga tiangnya patah. Lampu jalan di sekitar Taman Apsari dipatahkan dan tiangnya digunakan massa sebagai senjata.

Tempat sampah yang berada di sekitar Grahadi juga dibakar di tengah jalan. Water barrier juga dibakar. Sebuah pos polisi yang berdiri di depan Tunjungan Plaza juga turut dibakar.

Tak hanya itu, bola-bola yang dipasang di trotoar untuk menghalau kecelakaan, juga dirusak dengan digelindingkan dari tempatnya dan dibakar.

Rerumputan dan bunga di Taman Hapsari yang selama ini tertata rapi terlihat rusak akibat diinjak-injak, bahkan sebuah mobil milik Polda Jatim juga dilaporkan dirusak dan digulingkan. (q cox)

Reply