Gubernur Khofifah Ajak Seluruh Masyarakat Jaga Toleransi dan Harmonisasi Antar Umat Beragama

SURABAYA (Suarapubliknews) – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat Jatim untuk saling menjaga toleransi antar umat beragama, memperkuat persaudaraan antar sesama, serta menjaga persatuan dan kesatuan.

Meskipun Ia meyakini bahwa selama ini masyarakat Jatim terbukti bisa menjaga harmonisasi dan kerukunan tersebut dengan baik. Hal ini disampaikan saat melakukan peninjauan di Gereja Katedral   di Surabaya dan Malang.

Tidak hanya itu, agar aksi terorisme tidak terjadi kembali, Khofifah pun berpesan kepada seluruh masyarakat agar proaktif mengawasi lingkungannya masing-masing. Mengingat, keamanan bukan hanya tugas aparat keamanan melainkan juga seluruh elemen masyarakat.

“Semoga seluruh kekerabatan, harmoni dan persaudaraan diantara kita satu dengan yang lain bisa terjalin dengan baik dan berseiring. Saya yakin masyarakat Jatim bisa menjaga harmonisasi ini dengan baik. Harmonisasi yang tercipta di Jatim ini menjadi penguatan dan penghormatan terhadap seluruh proses ibadah dalam rangka menyambut Paskah tahun ini,” katanya.

Hal ini senada dengan tagline Jatim dalam menjaga toleransi kerukunan umat beragama yaigu guyub rukun. Artinya, keguyuban dan kerukunan menjadi bagian dan penguat bagi semua untuk membangun Jatim dan wilayah Republik Indonesia.

“Mudah-mudahan semuanya berseiring dengan upaya tetap membangun Jawa Timur guyup rukun. Insyaalloh suasana kerukunan beragama terjaga, Jatim kondusif dan aman,” tegas Khofifah.

Meskipun perayaan paskah tahun ini berbeda, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun kondisi ini tidak mengurangi kekhidmatan dalam beribadah. Apalagi, sebagian besar gereja telah menyediakan fasilitas misa secara virtual yakni lewat live streaming. Disamping itu, jemaah yang hadir pun juga sangat dibatasi.

“Tentunya kami berharap bahwa proses ibadah Paskah tahun ini tetap dalam situasi khidmat meskipun dari rumah. Selamat melakukan ibadah menyambut Paskah, semoga berjalan dengan aman, lancar dan khidmat,” lanjutnya.

Untuk memastikan pelaksanaan rangkaian perayaan Paskah berjalan aman, lancar dan kondusif, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto melakukan peninjauan Gereja Katedral Hati Kudus Yesus yang berada di Jalan Polisi Istimewa Surabaya.

Saat peninjauan di Gereja ini Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim juga didampingi Walikota Surabaya Eri Cahyadi, dan disambut oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Surabaya, Romo Yoseph Eko Budi Susilo.

Selanjutnya, gereja yang ditinjau yaitu Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel di Jl. Buring No. 6, Kota Malang. Turut mendampingi pada peninjauan Gereja di Malang Walikota Malang Sutiaji, dan disambut oleh Uskup Henricus Pidyarto.

Setibanya di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus Surabaya maupun Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel, Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim terlebih dahulu mengikuti protokol kesehatan seperti melalui bilik disinfektan, pengecekan suhu tubuh, serta melakukan cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Tidak hanya itu, tampak penjagaan yang cukup ketat dari aparat TNI/Polri serta petugas keamanan gereja yang melakukan pengecekan terhadap siapa saja yang memasuki gereja tersebut. Termasuk mengecek barang bawaan para jemaat gereja. Bahkan sebelumnya, petugas dari kepolisian telah menyisir setiap area gereja dan melakukan sterilisasi.

Seusai melakukan peninjauan, Gubernur Jatim yang lekat disapa Khofifah ini menyampaikan, secara umum kondisi keamanan dan penerapan protokol kesehatan di Gereja-gereja tersebut telah berjalan dengan baik.

<eskipun perayaan paskah tahun ini berbeda, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun kondisi ini tidak mengurangi kekhidmatan dalam beribadah. Apalagi, sebagian besar gereja telah menyediakan fasilitas misa secara virtual yakni lewat live streaming. Disamping itu, jemaah yang hadir pun juga sangat dibatasi.

“Tentunya kami berharap bahwa proses ibadah Paskah tahun ini tetap dalam situasi khidmat meskipun dari rumah. Selamat melakukan ibadah menyambut Paskah, semoga berjalan dengan aman, lancar dan khidmat,” tandas Khofifah.

Sementara itu, Romo Yoseph Eko Budi Susilo, Vikaris Jenderal Keuskupan Surabaya maupun Uskup Henricus Pidyarto, turut menyampaikan terimakasih kepada aparat TNI Polri yang telah melakukan pengamanan dan penjagaan untuk memastikan proses peribadatan jelang paskah ini berjalan dengan baik dan lancar.

“Kami merasa sungguh diperhatikan terutama pada saat yang cukup sulit ini. Tapi kami merasa aman melanjutkan ibadah kami karena aparat keamanan sungguh menjamin,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah turut menyerahkan bantuan kepada Gereja Katederal Surabaya dan Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Malang. Diantaranya, berupa masker kain, Face Shield, pakaian hazmat, sarung tangan karet /latex (pendek), Hand Sanitizer, Kaca Mata/Safety Goggles, dan Vitamin C. Selanjutnya, paket sembako, disinfektan, sepatu boot/ karet, dan Rapid Antigen. (q cox)

Reply