Gubernur Khofifah Sajikan Makanan Khas Jatim ke Ketua DPR RI

SURABAYA (Suarapublikews) – Ketua DPR RI Puan Maharani dan rombongan fraksi PDI Perjuangan DPR RI yang tengah melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur ini langsung dijamu makan malam khas Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (2/3).

“Tadi kita suguhi lodeh pie, rawon khas itu. Tadi saya juga promo nanas PK-1 dari Kediri. Ini adalah pilot project IPB dan sudah diekspor ke Singapura dan Jepang. Selain itu juga saya tunjukkan melon kotak dan love milik UPT Distan di Lebo Sidoarjo serta nangkadak dan buah mentega,” ungkap Gubernur Khofifah usai acara.

Saat menjamu Puan Maharani, lanjut Gubernur Khofifah, pihaknya juga menawarkan pohon mentega jadi kolektor Ibu Megawati Soekarno Putri jika berkenan. Pasalnya, beliau dikenal sebagai kolektor pohan dan buah-buahan langka. “Kalau berkenan nanti kita cangkok dan kita kirimkan ke Ibu Megawati,” katanya.

Diakui Gubernur Khofifah, kunjungan ketua DPR RI ini beserta rombongan ini diharapkan dapat menambah penguatan bagi provinsi Jawa Timur untuk tetap semangat dan optimis membangun Jawa Timur makin berkemajuan dan makin hebat lagi. “Terima kasih atas support yang diberikan Ibu Puan Maharani,” tegasnya.

Sementara itu ketua DPR RI Puan Maharani dalam sambutannya mengatakan bahwa kunjungan kerja ke Jawa Timur ini dilakukan ke beberapa daerah seperti Surabaya, Gresik, Lamongan dan Sumenep. Kunjungan kerja ini bagian dari tugas pengawasan DPR terkait isu-isu nasional terutama kelangkaan minyak goreng, kemudian harga kedelai dan situasi pandemic Covid-19 di Jawa Timur.

“Tadi saya sudah ketemu dengan pedagang pasar tradisional di Surabaya, kemudian pasar ikan di Lamongan serta meninjau pabrik minyak goreng di Gresik. Alhamdulillah seperti yang disampaikan ibu Gubernur karena seringnya dilakukan operasi pasar terkait minyak sampai hari ini, Alahamdulillah semoga situasi kelangkaan minyak yang sekarang ini sedang merebak tidak menjadi kendala di Jawa Timur,” katanya.

Selain itu, Ketua DPP PDI Perjuangan itu juga meminta kepada seluruh kepala daerah di Jawa Timur untuk gotong royong dan berpartisipasi mengatasi masalah kelangkaan minyak goreng yang bukan hanya terjadi di Jawa Timur tetapi juga berbagai wilayah di Indonesia.
“Makanya kita turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi dan mencarikan solusinya kepada pemerintah kemduain untuk kita sama-sama gotong royong supaya masalah ini tidak berkepanjangan. Mengingat, dalam waktu dekat kita akan memasuki bulan Ramadhan sehingga kita jangan sampai ketika sibuk beribadah masyarakat kita masih merasakan beban kebutuhan sehari-hari mereka seperti minyak goreng dan tempe maupun mahalnya harga daging,” harap Puan Maharani.

Dia juga mengaku, tidak menyangka kunjungan kerja ke Jawa Timur kali ini disambut begitu hangat. Bahkan Ibu Gubernur Khofifah sampai menjemput ke bandara Juanda dan hari ini dirinya diundang untuk makan malam di gedung Grahadi.

“Makanya saya selalu menganggap Surabaya itu seperti rumah saya, karena Bung Karno lahir dan besar di Surabaya serta dimakamkan di Jawa Timur. Dan setiap ketemu Ibu Khofifah baru kali pertama ini kita berdua bisa foto resmi berdua. Padahal kita sama-sama pernah duduk dalam satu kabinet saat saya menjadi Menko dan Bu Khofifah menjadi Mensos tapi tak pernah ketemu berdua. Ngak tahu kenapa, kayaknya ewuh pakewuh,” beber Puan.

Puan juga mengaku, sengaja datang lebih awal dari jadwal karena kebetulan agenda kunjungan kerja sudah rampung sore hari sehingga bisa datang lebih awal dan ibu gubernur mempersilahkan. “Semoga saja silaturrahim ini bias tetap terjalin dan Jawa Timur menjadi provinsi yang bisa membuat masyarakatnya adem ayem dan tentrem,” pungkasnya. (q cox, tama dinie)

Reply