ITS Apresiasi 63 Dosen Yang Purnatugas

SURABAYA (Suarapublinews) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan tali asih kepada para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang telah purnatugas sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian yang telah dilakukan. Juga tali asih pada ahli waris dosen dan tendik yang telah wafat sebelum masa purnatugasnya.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari M Eng mengatakan tahun 2019 ini terdapat sebanyak 63 orang pegawai yang telah purnatugas dan wafat sebelum purnatugas. Jumlah tersebut berasal dari 22 orang dosen dan 41 orang tendik. “Dengan begini, jumah dosen di ITS kini menjadi 991 dosen dan jumlah tendik di ITS sebanyak 1.068 karyawan,” katanya.

Jumlah 63 orang tak sedikit. ITS akan merasa kehilangan, terlebih bahwa pegawai negeri sipil (PNS) baru yang didapat ITS tidak sebanding dengan jumlah yang akan purnatugas. Tantangan yang akan dihadapi ITS adalah bagaimana mengatur agar tidak kekurangan SDM. “Ke depannya, ITS perlu membuka rekrutmen dari non PNS,” terang Ashari

Ashari teramat sangat mengapresiasi kurang lebih 35 tahun kontribusi para dosen dan tendik dalam memajukan ITS selama ini. Ashari ingin ikatan para dosen dan tendik yang telah purna tugas terus berlanjut dan tetap berkontribusi menyumbangkan saran-saran untuk kemajuan ITS. “Kami akan fasilitasi sepenuhnya bagi para purnatugas apabila sewaktu-waktu ingin berkumpul kembali di lingkungan ITS,” tuturnya.

Perwakilan dari purnatugas dosen, Prof Dr Ir Ontoseno Penangsang MSc mengaku sangat bangga dapat menjadi bagian dari ITS. Ia pun sangat senang sejak tahun 1968 hingga saat ini melihat perkembangan ITS yang sangat pesat dari segi akademik, fasilitas, hingga prestasi.

“Mulai dari menggunakan papan (tulis) kapur untuk mengajar hingga kini menggunakan proyektor, saya sangat bangga dapat menjadi bagian dari ITS ini,” ucap dosen Departemen Teknik Elektro ITS ini.

Setuju dengan Ontoseno, Dra Elizabeth Krissolawati sebagai perwakilan dari segenap purnatugas karyawan ITS, ia pun turut bahagia telah menjadi bagian dari ITS. Perempuan yang pernah menjabat menjadi Kepala Bagian Kepegawaian di Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) ITS itu sangat berterimakasih kepada segenap rekan di bagian kepegawaian atas sinerginya selama bertahun-tahun.

“Semoga ITS terus jaya dan melambung namanya baik nasional maupun internasional,” ujar perempuan yang terakhir menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (TU) di Fakultas Matematika, Komputasi, dan Sains Data (FMKSD) itu.

Sementara itu, Ketua Forum Purna Tugas (FPT) ITS, Drs Mukayat menyampaikan bahwa usai ini, para purna tugas secara langsung menjadi bagian dari FPT ITS. Melaluinya, Mukayat berharap dapat membantu menjaga ikatan kekeluargaan antar dosen dan karyawan yang telah purnatugas agar tetap terjalin. “Sebagai media komunikasi kita, forum ini akan menghilangkan perasaan kesepian usai tidak lagi bekerja di ITS ini,” harapnya. (q cox, Tama Dinie)

Reply